Mon. Nov 18th, 2019

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

2 Orang Tewas Akibat Kebakaran Hutan di Australia, 100 Rumah Hancur

2 min read

New South Wales – Sedikitnya dua orang tewas akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah Australia bagian timur. Sekitar 100 rumah warga dilaporkan hancur akibat kebakaran hutan yang jumlahnya belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/11/2019), Premier negara bagian New South Wales, Gladys Berejiklian menyebut tujuh orang lainnya masih hilang atau tidak diketahui keberadaannya. Petugas pemadam terus berupaya memadamkan puluhan titik api yang terus berkobar sejak Jumat (8/11) waktu setempat.

“Saya meminta maaf untuk mengatakan bahwa jumlahnya masih bisa bertambah pada siang hari,” ucap Berejiklian merujuk pada jumlah korban tewas.

Dua korban tewas itu didasarkan laporan Sabtu (9/11) pagi waktu setempat. Para petugas darurat menemukan satu jasad di dalam sebuah mobil. Satu korban lainnya yang berjenis kelamin perempuan meninggal dunia setelah paramedis berupaya selama berjam-jam untuk menyelamatkan nyawanya.

“Pada saat ini, tampaknya sedikitnya 100 rumah telah hancur akibat kebakaran hutan,” sebut Dinas Pemadam Kebakaran setempat dalam pernyataan terbaru pada Sabtu (9/11) waktu setempat.

Lebih dari 30 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kebakaran hutan ini. Kebanyakan dari korban luka merupakan para petugas pemadam kebakaranDitambahkan Berejiklian bahwa prakiraan cuaca pekan depan menunjukkan situasi terburuk belum berakhir. Nyaris 100 titik api berkobar di wilayah pinggiran New South Wales dan Queensland, meskipun hanya lima titik api yang dinyatakan sangat berbahaya.

Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison, menyebut jumlah kebakaran hutan kali ini ‘sangat mengkhawatirkan’. Dia mengimbau warga untuk ‘tetap aman’ dan ‘mematuhi dinas darurat’.

“Saya mendapatkan informasi soal perkembangan rutin dan kita siap untuk memberikan bantuan apapun yang dibutuhkan,” tegasnya.

Dinas pemadam kebakaran setempat memperingatkan bahwa kebakaran melalap ‘wilayah yang belum dipetakan’. Mereka mengerahkan 1.200 personel pemadam dan 70 pesawat pemadam untuk mengendalikan kebakaran hutan tersebut.

Kebakaran hutan cukup sering terjadi di Australia. Petugas pemadam setempat telah memadamkan titik-titik kebakaran yang tersebar selama beberapa bulan terakhir. Namun situasi terkini diprediksi para ilmuwan akan menjadi musim kebakaran hutan yang sulit, dengan adanya perubahan iklim dan siklus cuaca yang tidak menentu yang membantu menciptakan kumpulan angin kencang di tengah kelembapan rendah dan suhu udara tinggi.

Baca juga !