izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Cerita di Balik Meja Makan Jokowi dan Prabowo di Sate Senayan – NagaBola.net
Sun. Oct 25th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Cerita di Balik Meja Makan Jokowi dan Prabowo di Sate Senayan

3 min read

Jakarta,  Sate Khas Senayan, FX Sudirman, Jakarta, jadi saksi bisu pertemuan presiden terpilih Joko Widodo dengan rivalnya di Pilpres 2019, Prabowo Subianto. Setelah menumpang Moda Raya Terpadu (MRT), keduanya makan di restoran yang berdiri sejak 1974.

Sejumlah pegawai rumah makan itu tidak menyangka. Kehadiran Jokowi dan Prabowo pada Sabtu (13/7) lalu, tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pihak restoran.

Serba dadakan. Hal itu yang dirasakan Manajer Sate Khas Senayan cabang FX Sudirman, Markaban. Pemesanan tempat dilakukan pada Jumat (12/7) sekitar pukul 22.00 WIB, menjelang restoran tutup. Itu pun tanpa menyebutkan kegiatan yang akan berlangsung.

Markaban mengatakan saat itu seseorang melakukan reservasi untuk 150 orang. Namun ketika hari H, Markaban tidak mengetahui ternyata tokoh yang kemudian datang adalah Jokowi dan Prabowo.

Markaban merasa kaget sekaligus bangga atas peristiwa penting itu. Dia menjadi saksi momen bersejarah untuk menjamu keduanya.
Pemesan tempat pun tidak meminta restoran dibuat tertutup. Pengunjung lain masih boleh masuk. Pengamanan di sekitar FX Sudirman dan Sate Khas Senayan, menurut Markaban, tidak ada yang diperketat. Semua berlangsung seperti biasa. Itu yang membuatnya tidak curiga.

“Kami enggak tahu yang mau datang siapa, reserved-nya itu cuma buat bapak ini, tapi tiba-tiba pas siangnya yang datang malah Pak Jokowi dan Pak Prabowo,” ujar Markaban kepada CNNIndonesia.com, Senin (15/7).

Pengaturan tempat duduk untuk Jokowi-Prabowo telah dirancang oleh pihak pemesan pada malam sebelum pertemuan. Keduanya duduk dengan latar belakang bergambar wayang, ciri dekorasi Sate Khas Senayan.

Tak ada menu spesial untuk kedua orang penting tersebut. Markaban mengatakan menu yang disajikan hanya yang tertera dalam buku daftar menu. Mereka memesan gado-gado, sate ayam, sate kambing dan sate sapi. Namun, Markaban tak ingat sajian apa yang disantap Jokowi dan Prabowo.

“Bangga sekali, enggak kita sangka-sangka karena RI 1 ketemuan di situ. Kita tahu ramai banget dari depan sudah teriak-teriak, enggak menyangka sama sekali,” ucapnya.

Momen kehadiran presiden dan calon presiden itu pun dimanfaatkan Markaban dan karyawan lainnya untuk berfoto bersama. Namun sayang, mereka tak sempat berfoto dengan Prabowo.

Elsa, salah satu pegawai Sate Khas Senayan ikut menyaksikan peristiwa itu. Dia ikut bangga tempatnya mencari nafkah jadi bagian sejarah, walaupun hari itu melelahkan baginya. Kehadiran Jokowi-Prabowo mengundang banyak pengunjung.

“Kaget, tidak menyangka, baru tahu pas pagi rame-rame di sini karena terlalu ramai jadi semua kerja tim di sini,” ujarnya.

Usai pertemuan itu, pengunjung Sate Khas Senayan pun menjadi ramai sejak pukul 12.00 WIB hingga restoran tutup pukul 22.00 WIB.

Elsa menyebut biaya makan yang dihabiskan dalam pertemuan Jokowi-Prabowo lebih dari Rp5 juta.

Berfoto di Tempat Bersejarah

Senin sore itu, Sate Khas Senayan tampak ramai. Meski beberapa meja masih terlihat kosong dengan tanda reserved di atasnya.

Salah satu meja terlihat kosong tanpa tulisan reserved. Titik itu adalah meja makan yang sebelumnya menjadi pertemuan Jokowi dan Prabowo.

 

Pasca-pertemuan itu, tempat tersebut tak digunakan untuk makan pengunjung. Namun pihak restoran memberi kesempatan bagi mereka yang ingin berfoto di tempat itu. Sejumlah pengunjung ingin mengabadikan lokasi yang menjadi saksi bisu momen bersejarah itu.

Lulu Lukmiati, salah satunya. Karyawan BUMN ini sedang berkumpul dengan teman-temannya. Dia yang datang terakhir itu mengaku ingin berfoto di tempat tersebut. Sebelumnya, beberapa temannya sudah berfoto lebih dulu.

Selain karena momen pertemuan Jokowi-Prabowo, Lulu menilai latar belakang wayang di tempat itu mempercantik foto bersama dengan teman-temannya. Padahal sebelum ada pertemuan itu, spot dengan latar wayang terlihat biasa saja.

“Awalnya biasa saja, ya sudah orang makan segala macam. Kayaknya semua orang ingin merasakan kali ya, karena ketika Prabowo dan Jokowi bertemu, ini kan peristiwa besar untuk Indonesia,” ujarnya.

Selain Lulu dan keempat temannya, Yudiantoro dengan ketiga temannya juga ikut foto bersama di lokasi itu. Sesi foto berdua juga dilakukan Yudiantoro, sambil berpose seperti pertemuan Jokowi dan Prabowo.

“Mengikuti gaya bagaimana perkawanan yang baik itu bisa diselesaikan dalam satu meja,” ucapnya.

Senin itu adalah hari terakhir pihak restoran memberikan kesempatan kepada pengunjungnya untuk sesi foto di meja tersebut. Pertemuan Jokowi dan Prabowo tak hanya membuat pengunjung di sana ingin berswafoto, tapi juga mengikuti langkah pemimpinnya. Menyelesaikan hiruk pikuk politik di atas meja makan.

Baca juga !