izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Disebut Suporter Arsenal ‘Ular’, Fabregas Membalas – NagaBola.net
Fri. Oct 23rd, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Disebut Suporter Arsenal ‘Ular’, Fabregas Membalas

2 min read

London –

Mantan kapten Arsenal Cesc Fabregas berseteru dengan seorang suporter karena menyebut dia ‘ular’. Fabregas tak terima dengan sebutan itu.

Sebelum bergabung AS Monaco, Fabregas pernah membuat pendukung Arsenal murka. Setelah menghabiskan delapan tahun di London Utara, gelandang Spanyol itu menyeberang ke London Barat dengan bergabung Chelsea pada musim panas 2014.

Selama hampir lima musim, Fabregas sukses memenangi dua trofi Liga Inggris, satu Piala FA dan Piala Liga bersama Chelsea. Gelar-gelar juara yang sebagian besar gagal dimenanginya ketika masih berkostum Arsenal.

Seorang fan menyerang Fabregas melalui media sosial baru-baru ini. “Ular ini mengorbankan klub kita dengan level pengkhianatan yang luar biasa”, dan merujuk pada suatu momen ketika Fabregas menepuk logo Chelsea di kostum yang dikenakannya waktu itu.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Fabregas diganti dalam pertandingan tandang Chelsea di Emirates bertahun-tahun lalu. Pemain internasional Spanyol itu mendapat cibiran dari fans Arsenal lalu dia melakukan gestur tersebut.

Namun, rupanya aksi Fabregas itu bukan untuk balik mencibir fans Arsenal. Dalam balasannya kepada si suporter tadi, Fabregas menjelaskan bahwa dia sesungguhnya masih peduli dengan para Gooner.

“Kalau kami berpikir aku bisa melakukan apa yang kamu anggap itu, maka kamu sama sekali tidak mengenalku dan perasaanku terhadap kalian semua,” cuit Fabregas, dilansir Metro.

“Sebenarnya aku mengatakan kepada fans bahwa mereka akan selalu ada di dalam hatiku. Tapi sayangnya interpretasi kamu salah hanya karena sebuah gambar yang sederhana.”

Fabregas hengkang ke Monaco pada musim dingin 2018. Saat ini Monaco menempati peringkat kesembilan di Liga Prancis, yang senasib dengan liga-liga lainnya karena ditangguhkan usai terancam wabah virus corona.