Mon. Sep 28th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Fortnite, Game yang Bisa Bikin Remaja Jadi Miliarder

2 min read

Jakarta –

Fortnite sedang jadi pembicaraan hangat lantaran ditendang dari toko aplikasi App Store dan Play Store. Game tenar ini dianggap melanggar ketentuan dua toko aplikasi itu, tapi produsennya Epic Games tidak tinggal diam dan melancarkan gugatan hukum.

Pangkal permasalahan adalah kala Epic Games merilis metode pembayaran langsung untuk membeli mata uang buat transaksi di game. Metode pembayaran ini menjanjikan potongan 20% untuk gamer, sekaligus menghindari komisi 30% yang diambil Apple dan Google. Baik Apple dan Google pun mendepak Fortnite.

Gugatan hukum dari Epic Games dan suara lantang mereka tampaknya tak boleh diremehkan oleh Apple dan Google. Raksasa teknologi lain semacam Spotify dan Apple telah memberikan dukungan terbuka, demikian pula para gamer. Fortnite memang sangat terkenal, digandrungi anak muda.

Game tembak-tembakan dan survival dirilis tahun 2017 oleh Epic Games dalam tiga mode, Fortnite: Save the World, Fortnite Battle Royale dan Fortnite Creative. Paling populer adalah versi Battle Royale yang dimainkan 125 juta gamer di tahun pertamanya serta menghasilknan jutaan dolar per bulan.

Saat ini secara total, Fortnite yang adalah rival berat PUBG ini dimainkan kurang lebih 350 juta orang. Ia tersedia di hampir semua platform, dari Windows, MacOS, Nintendo Switch, PlayStation 4, Xbox One dan tentu saja di perangkat Android serta iOS.

Banyaknya gamer fanatik membuat Epic Games menggelar Piala Dunia Fortnite yang pertama kali diadakan pada tahun silam. Yang luar biasa dari turnamen ini adalah hadiahnya sangat besar, melebihi banyak pertandingan olahraga. Fortnite pun menjadi salah satu game yang bisa membuat gamer super kaya.

Tahun silam, Piala Dunia Fortnite dimenangkan oleh remaja bernama Kyle Giersdorf yang langsung memecahkan rekor sebagai atlet eSport individual yang meraih hadiah terbanyak. Tak tanggung-tanggung, ia meraup hadiah USD 3 juta atau di kisaran Rp 42 miliar.

Event Fortnite ini yang hadiah totalnya USD 30 juta, diselenggarakan di Arthur Ashe Stadium di New York yang biasanya menggelar turnamen tenis US Open. Kyle yang dikenal dengan nama online Bugha menjadi juara dalam final yang diikuti 100 atlet. Sebanyak 40 juta pemain sebelumnya bertanding di babak kualifikasi dalam kompetisi online yang berlangsung 10 minggu.

Alex saat ini berada di ranking 77 dari 350 juta gamer Fortnite dunia. “Kami bangga padanya karena dia tak hanya melakukannya demi uang. Dia melakukannya karena ingin jadi yang terbaik,” ujar Matthew, ayahnya.Keberhasilan itu menginspirasi gamer lain untuk serius menekuni Fortnite dan menjadi atlet eSport. Salah satunya Alex Mackechnie yang baru berusia 17 tahun. Remaja asal Australia ini memutuskan keluar dari SMA demi jadi gamer Fortnite profesional. Sejauh ini dia berhasil meraih uang hadiah senilai USD 45 ribu atau di kisaran Rp 600 juta.