Fri. Aug 6th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Gandeng Rendy Pandugo, Baim Rilis Single Baru Berjudul Halusinasi

3 min read

JAKARTA – Solois yang juga gitaris Ibrahim Imran pun kembali hadir memberikan warna baru blantika musik Indonesia. Tak mau tanggung-tanggung, kali ini, pria yang akrab disapa Baim itu akan mengeluarkan 2 single duet bersama sahabatnya. Rendy Pandugo dan Shandy Sondoro.

Bukan tanpa sebab Baim memilih Rendy dan Shandy. Saat ini, Rendy adalah seorang solist yang sedang digandrungi anak muda. Sedangkan Sandhy adalah master vocal Indonesia dengan segudang prestasinya di dunia Internasional. Setelah melempar dua single ini, Baim akan merilis sebuah full album.

Bersama Rendy, Baim melempar single berjudul Halusinasi. Yang menarik, lirik lagu ini ditulis istri Baim, Artika Sari Devi. Lagu ini bertutur tentang dua orang pria yang merasa memiliki satu wanita yang sama. Ini membuat kedua pria itu seperti berhalusinasi, bermimpi dan pada akhirnya mereka membiarkan wanita itu memutuskan untuk memilih siapa. Lagu ini bisa dibilang ini sebuah bentuk kekompakan Baim dengan sang istri yang senantiasa mendukung karier bermusiknya.

Baim mengatakan, dirinya merasa beruntung memiliki Artika sebagai istrinya. Tak jarang, sang istrilah yang membantunya ketika dia butuh inspirasi. Artika juga sering memberikan ide atau gagasan teranyar hingga Baim kembali bergairah.

“Saya akui, di tahun 2019 saya buntu ide tak punya inspirasi syair. Saya iseng coba minta dia buat syair. Eh, dua hari kemudian syairnya jadi dan nyambung banget dengan musik yang lagi aku buat sama Rendy Pandugo,” ujar Baim setelah meluncurkan single terbarunya yang bertajuk Halusinasi di Albero Cafe Tebet Jakarta Selatan, Rabu 31 Juli 2019.

Musisi kelahiran Hong Kong, 31 Mei 1975 ini pun lantas memuji sang istri yang dianggapnya memiliki bakat menulis yang baik disertai beragamnya literature serta pergaulan luas yang tentunya memperkuat tulisan tersebut. “Istri saya kutu buku, dari sanalah saya melihat Artika memiliki bakat menulis yang baik. Dan terbukti, ketika menulis syair lagu Halusinasi, syairnya dalam dan mengena buat mereka yang tengah jatuh cinta, khususnya laki-laki yang memperebutkan satu cewek,” ujar pentolan The Dance Company ini.

Meski istrinya piawai dalam merangkai syair, tapi Baim tidak akan memaksa serta mengeksplotasi sang istri dalam hal pembuatan syair lagu. “Segala sesuatu tidak bisa dipaksakan, hasilnya tidak akan maksimal,” kata Baim.

Sementara, di single Halusinasi ini, Baim tidak hanya berkolaborasi vokal dengan Rendy. Mereka juga berkolaborasi dalam petikan gitar yang harmonis. Baim juga berharap singlenya yang diproduksi Big Indie Nagaswaraini bisa selalu dinikmati dan menginspirasi.

“Kebetulan kami punya arah atau direction musik yang sama. Kita juga ingin memanaskan kembali. Sebenarnya banyak pemain gitar yang bernyanyi di sosial media. Untuk itu kita berdua mau ikut meramaikan saja Kita ingin meramaikan jagat musik sekarang ini seperti apa itu saya berharap semoga single bisa dinikmati dan menginspirasi banyak orang,” ujar Baim.

Rekan duet Baim di lagu Halusinasi, Rendy Pandugo, mengaku tersanjung bisa berduet dengan Baim. Dia menganggap Baim sebagai Living Legend karena dari kecil karyanya menjadi bahan inspirasi belajar gitar.

“Mas Baim itu sosok idola dia muda ganteng dan jago itu yang ada dibenak gue sehingga gue senang banget diajak kolaborasi tanpa melihat dulu karena percaya musikalitas dan sama sama gitaris mereka mencari ranah baru dan dari awal, gue sudah percaya dengan tastenya jadi gak bakal susah meng create kord yang dikasi sejak awal sudah pas lagu datang liriknya sehingga kalo ketemu lebih banyak bicarakan mengenai kehidupan,” kata Rendy.

Single Halusinasi ini menandai kembalinya Baim setelah album terakhirnya, Wasowekete is a Waluwa, mendapatkan respons yang luar biasa dari penggemar musiknya. Album solo Baim yang dirilis pada bulan November 20l7 itu diambil dari celotehan anaknya yang waktu itu berusia 2 tahun. Ucapan itu sering dilontarkan ketika anak itu melihat hujan datang, lalu mereda dan muncul pelangi.

CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna, mengatakan, pihaknya selalu mendukung karya apapun yang dikerjakan oleh Baim baik secara solo band The Dance Company atau proyek lainnya. Dia menyakini terobosan dan kreativitas Baim memberikan warna bagi industri musik Tanah Air.

“Jujur kalo bicara Baim, saya salah satu yang ngefans dulu waktu 90an main di cafe selalu nonton dan akhirnya pokoknya selalu memberikan ruang buatnya untuk bermusik baik solo, band dan selanjutnya single buat anaknya. Saya baru sadari sekarang kisah lagunya bagus meski tempo hari denger sudah enak baru dengar maknanya hari ini yakin dengan terobosan yang dilakukan oleh dia,” papar dia.