Fri. Aug 6th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Ganti Pembalut dengan Menstrual Cup Saat Menstruasi? Ini 6 Risikonya!

2 min read

Sekarang ini semakin banyak orang yang menggunakan menstrual cupsebagai pengganti pembalut ketika menstruasi. Menstrual cup ini berbentuk seperti corong fleksibel yang terbuat dari karet atau silikon.

Fungsi menstrual cup tak jauh beda dengan pembalut guna menampung cairan menstruasi. Bedanya, Anda bisa menggunakan menstrual cup ini berulang kali, tidak seperti pembalut yang sekali buang.

Sejumlah wanita memilih menggunakan menstrual cup sebagai alternatif ramah lingkungan. Bahkan Anda bisa menggunakannya hingga 12 jam karena menstrual cup lebih banyak menampung darah menstruasi.

Melansir dari Healthline, penggunaan menstrual ini dengan cara memasukkannya ke dalam Miss V hingga membuat segel kedap udara yang bisa menghentikan kebocoran darah menstruasi.

Meskipun penggunaan menstrual cup ini lebih ramah lingkungan dan Anda bisa memakai berulang kali. Menstrual cup tetap memiliki beberapa risiko.

Menstrual cup, cawan menstruasi [shutterstock]
Menstrual cup, cawan menstruasi [shutterstock]

1. Darah menstruasi bisa berceceran ketika dilepas

Ketika Anda dalam posisi salah melepas menstrual cup, bisa saja darah menstruasi Anda justru tumpah ke lantai. Hal ini pastinya menambah pekerjaan Anda membersihkan darah menstruasi.

2. Sulit untuk memasukkan dan mengeluarkan

Beberapa orang mungkin akan kesulitan ketika memasukkan menstrual cup ke Miss V dan mungkin saja Anda akan merasa kesakitan.

3. Sulit menemukan ukuran yang pas

Tidak semua orang bisa menggunakan ukuran menstrual cup yang sama. Masalahnya jika Anda memakai menstrual cup yang kekecilan justru bisa membuat kebocoran darah menstruasi.

Begitu pula sebaliknya jika kebesaran mungkin akan sulit masuk ke dalam Miss V atau Anda akan kesakitan.

Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)

4. Iritasi Miss V

Menstrual cup bisa mengiritasi Miss V jika tidak dibersihkan dan dirawat dengan baik. Alat penampung darah menstruasi ini juga mungkin menyebabkan ketidaknyamanan ketika dipakai.

5. Berisiko infeksi

Jangan gunakan menstrual cup yang baru dicuci untuk menampung darah menstruasi. Apalagi jika menstrual cup tersebut masih dalam kondisi basah.

Lebih baik keringkan dulu baru memakainya kembali agar tidak menyebabkan infeksi.

6. Alergi

Kebanyakan menstrual cup terbuat dari bahan bebas lateks sehingga bagus bagi penderita alergi lateks. Tetapi, sebagian orang mungkin akan mengalami alergi karena bahan lain dalam pembuatan menstrual cup, seperti silikon.