Mon. Jan 25th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

IHSG Diprediksi Masih Melemah, Perhatikan 6 Saham Ini

2 min read

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu ini diramal kembali terkoreksi. Selasa kemarin, IHSG ditutup melemah 28,96 poin atau 0,46% ke level 6.261,59.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI masih menunjukkan area netral.

“IHSG hari ini terlihat pola three outside down candlestick pattern yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi wajar. Sehingga IHSG berpeluang menuju ke level support terdekat,” ujar Nafan Aji di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ASII

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi beli” pada area level 6400-6500, dengan target harga secara bertahap di level 6750, 7000, 7200, 7600 dan 8000. Support: 6200.

2. BBRI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi beli” pada area level 4120-4150, dengan target harga secara bertahap di level 4220 dan 4350. Support: 4070 dan 4030.

3. GGRM
Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi beli” pada area level 65500-67700, dengan target harga secara bertahap di level 70000, 76475 dan 82000. Support: 65500 dan 64400.

4. JPFA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi beli” pada area level 1495-1525, dengan target harga secara bertahap di level 1560, 1600, 1655, 1780 dan 1910. Support: 1495, 1460 dan 1400.

5. WSBP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi beli” pada area level 328-332, dengan target harga secara bertahap di level 336, 356, 370, 434, 498 dan 560. Support: 306.

6. WSKT
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan potensi stumulus beli. “Akumulasi beli” pada area level 1680-1700, dengan target harga secara bertahap di level 1735, 1825, 2030 dan 2240. Support: 1680 dan 1620.