Sat. Feb 27th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Jelang Persija vs PSM, Banuelos Tegaskan Takkan Berikan Pengawalan Khusus untuk Pluim

2 min read

JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, menegaskan bahwa tidak memberikan instruksi khusus kepada para pemain asuhannya untuk memberikan pengawalan kepada gelandang kreatif milik PSM Makassar, Wiljan Pluim, di laga lanjutan Liga 1 musim 2019.

Sebagaimana diketahui, Pluim memang bisa dikatakan sebagai pemain paling berbahaya yang dimiliki oleh PSM. Kemampuannya dalam mengontrol bola serta memberikan umpan akurat acap kali membuat tim lawan PSM kesulitan.

Wiljan Pluim

Tidak hanya itu, gelandang berkebangsaan Belanda tersebut juga dikenal memiliki kemampuan menembak dari luar kotak penalti yang mumpuni. Fakta itulah yang memunculkan tanggapan bahwa Pluim bakal menjadi sosok paling diwaspadai Persija saat jumpa PSM di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Rabu (28/8/2019) sore WIB.

 

Akan tetapi hal tersebut dibantah mentah-mentah oleh Banuelos dalam konferensi pers jelang laga Persija vs PSM. Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menegaskan tidak ada instruksi khusus untuk mengawal Pluim di sepanjang laga Persija kontra PSM.

Pluim adalah pemain bagus, tapi yang kita waspada bukan Pluim saja, tapi secara seluruhnya PSM punya tim bagus. Dan tidak ada instruksi man-to-man, tidak ada, karena memang di dalam strategi kami tidak ada man-to-man,” tegas Banuelos, seperti Okezone kutip dari laman resmi Persija, Rabu (28/8/2019).

Persija Jakarta tengah berlatih

Banuelos juga membeberkan kondisi fisik para pemain Persija. Sebab, Persija sendiri memang dihadapkan jadwal yang ketat di Liga 1 2019. Ya, skuad Macan Kemayoran –julukan Persija harus menjalani enam laga dalam kurun waktu 20 hari. Banuelos menegaskan bahwa para pemain Persija sudah siap tempur untuk meladeni permainan Juku Eja –julukan PSM.

“Selama 20 hari tim menjalani enam pertandingan. Meski singkat persiapan juga sudah sebaik mungkin. Tim pelatih juga bangga karena pemain tetap menunjukkan profesionalisme yang sangat tinggi,” tuntas pelatih berusia 48 tahun tersebut.