izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Kamera iPhone 12 Pro Bawa Sensor LiDAR, Apa Itu? – NagaBola.net
Tue. Oct 27th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Kamera iPhone 12 Pro Bawa Sensor LiDAR, Apa Itu?

2 min read

Jakarta –

Apple membawa banyak fitur baru untuk kuartet iPhone 12 yang baru saja diluncurkan. Salah satunya adalah sensor LiDar yang ada di iPhone 12 Pro dan Pro Max.

Di modul kamera iPhone 12 Pro dan Pro Max, kalian bisa melihat sensor LiDAR yang berada di bawah susunan kamera dan flash. Sensor ini berwarna hitam dan ukurannya kurang lebih sama seperti flash di atasnya.

Apple menjagokan sensor LiDAR sebagai salah satu fitur unggulan iPhone 12 Pro dan Pro Max. Tapi apa sebenarnya fungsi sensor ini?

Dikutip detikINET dari The Next Web, Sabtu (17/10/2020) LiDAR adalah singkatan dari Light Detection and Ranging. Fitur ini awalnya digunakan oleh mobil otonom untuk memetakan area di sekitarnya dengan mengukur jarak objek melalui pantulan sinar cahaya.

Apple sebelumnya sudah menggunakan sensor ini di iPad Pro yang diluncurkan pada Maret 2020. Tapi tujuan utama fitur tersebut di iPad Pro adalah untuk memberikan pengalaman augmented reality (AR) yang lebih baik.

Sensor LiDAR yang digunakan di iPhone 12 Pro dan Pro Max diklaim Apple bisa membantu dalam tiga hal yaitu efek untuk foto dan video, menempatkan objek AR secara presisi dan memindai objek dan ruangan.

Untuk dua fungsi terakhir kemungkinan hanya dimanfaatkan untuk developer dan bisnis, seperti konstruksi yang butuh memetakan ruangan. Untuk konsumen biasa, efek foto dan video tentu jadi fungsi yang paling menarik.

LiDAR bisa bekerja di dalam kondisi gelap dengan menembakkan laser untuk menentukan jarak. Karena itu, Apple menggunakannya untuk meningkatkan autofokus di iPhone 12 Pro dan Pro Max.

Apple mengklaim bahwa sensor LiDAR mendorong kecepatan autofokus di iPhone 12 Pro dan Pro Max menjadi enam kali lebih cepat dibandingkan autofokus di kamera normal. Selain itu sensor LiDAR juga memungkinkan iPhone untuk mengambil foto dalam mode portrait di kondisi minim cahaya.

Teknologi LiDAR sebenarnya mirip seperti sensor Time-of-Flight (ToF) yang banyak digunakan oleh ponsel flagship Samsung dan Huawei. Tapi keduanya memiliki cara kerja yang berbeda.

Memiliki sensor LiDAR di ponsel akan mendorong developer untuk mengembangkan penerapan AR yang lebih jauh lagi. Seperti Snapchat yang sudah mengkonfirmasi mereka akan menyediakan filter berbasis LiDAR di aplikasinya.

Dengan harga mulai USD 999 (Rp 14,8 juta) untuk iPhone 12 Pro, dan USD 1.099 (Rp 16,3 juta) untuk iPhone 12 Pro Max, mungkin agak berat untuk mengeluarkan uang sebanyak itu hanya untuk menjajal teknologi LiDAR. Tapi jika kalian fotografer atau punya hobi fotografi dan terobsesi dengan foto low-light yang berkualitas, dua ponsel sultan ini mungkin bisa jadi pilihan.