Thu. Sep 24th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Kenapa Bisnis Kuliner “Tidak Ada Matinya”?

2 min read

JAKARTA – Banyak orang yang ingin berbisnis kuliner. Hal ini disebabkan makanan merupakan kebutuhan dasar manusia. Oleh karena itu, setiap orang pasti membeli makanan untuk mereka makan.

Kebutuhan akan pangan, terutama makanan siap konsumsi sedang terjadi peningkatan. Hal ini dipicu oleh peningkatan kesejahteraan dan kesibukan masyarakat. Masyarakat lebih membutuhkan makanan yang praktis, baik dalam cara pembuatan, penyajian, maupun mengonsumsinya.

Bisnis kuliner ada di semua kalangan ekonomi, mulai dari pasar tradisional hingga restoran mewah. Barang dagangan yang dijual bervariasi, seperti makanan ringan hingga makanan berat.

Keadaan inilah yang menunjukkan adanya peluang untuk memulai bisnis kuliner dengan modal kecil namun menguntungkan.

Seperti dikutip buku ’38 Inspirasi Usaha Makanan Minuman untuk Home Industry Modal di Bawah 5 Juta’ karya Yuyun A yang terbit tahun 2010, berikut ini beberapa alasan memilih bisnis kuliner sebagai sumber pendapatan.

 

Pertama yaitu potensi pasar yang besar dan terus-menerus. Makanan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi manusia. Ini menunjukkan setiap hari orang pasti mengonsumsi dan menghabiskan makanan saat itu juga dan kejadian itu berulang. Konsumsi yang berulang-ulang merupakan potensi pasar yang besar sehingga tercipta permintaan yang luar

Lalu, usaha bisnis makanan merupakan usaha yang sangat fleksibel. Hal ini disebabkan bisnis kuliner dimulai dengan modal sedikit. Jumlah makanan yang diproduksi dapat disesuaikan dengan jumlah modal yang dimiliki serta dapat menggunakan peralatan yang dimiliki. Maka dari itu, usaha makanan dapat dijadikan pilihan dan alternatif paling tepat bagi yang ingin memulai usaha.

Ada banyak jenis bisnis kuliner. Mulai dari snack, minuman, hingga makanan berat. Banyaknya variasi pangan akan lebih mudah untuk mengembangkannya dan kita jadi punya banyak pilihan produk untuk dijual. Misalnya, memilih salah satu jenis makanan atau menu yang khas.

Selain itu, bisnis kuliner merupakan usaha yang mudah dan praktis. Mudah karena dalam membuat hingga mengemasnya bisa dilakukan oleh siapa pun, termasuk orang yang tidak bisa memasak dan dapat dilakukan di rumah. Praktis maksudnya jika kita tak bisa memasak, makanan setengah jadi dapat dijadikan alternatif untuk dimasak ulang dan dijual kembali. Opsi lainnya yaitu kita bisa menyewa koki.

Membuka usaha makanan dan minuman mempunyai risiko yang rendah. Maksudnya, masakan dapat dikonsumsi sendiri jika tak laku. Sebenarnya, besar kecilnya risiko bisnis kuliner tergantung dari jenis yang diperdagangkan.

Alasan utama untuk memulai bisnis kuliner adalah keuntungan yang didapat bisa banyak. Rata-rata keuntungan yang didapatkan dari jasa penyediaan makanan dan minuman berkisar di atas 20%, sedangkan untuk kelas menengah yang mengutamakan image, kenyamanan, dan kesehatan berkisar di atas 40%.