Sat. Aug 15th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Komisi Tinggi PBB Temukan Pelanggaran HAM oleh Aparat ke Demonstran Chile

1 min read

Santiago – Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengatakan polisi dan tentara Chile telah melanggar norma dan standar hak asasi manusia (HAM) internasional selama protes massal di negara itu.

Setelah melakukan wawancara dengan 235 korban dan 60 wawancara dengan polisi, tim PBB menyimpulkan laporan setebal 30 halaman. Laporan itu memerinci dugaan penyiksaan, perlakuan buruk, pemerkosaan dan bentuk-bentuk kekerasan seksual lainnya oleh polisi terhadap para demonstran yang jadi tahanan.

“Secara keseluruhan, menurut angka resmi, lebih dari 28.000 orang ditahan antara 18 Oktober hingga 6 Desember, meskipun sebagian besar telah dibebaskan,” kata tim PBB dalam laporan itu seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (14/12/2019).

Mereka mendokumentasikan 113 kasus penyiksaan dan perlakuan buruk, dan 24 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan laki-laki.

Kantor Jaksa Penuntut Umum di Chile juga telah mengindikasikan ada penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap 26 kematian yang terjadi selama protes. Laporan PBB itu juga mengutip ada penggunaan senjata tak mematikan yang tidak perlu, dan tidak proporsional, khususnya senapan anti huru hara.”Jumlah tinggi orang dengan cedera di mata atau wajah mereka (sekitar 350) memberikan dasar yang kuat untuk percaya bahwa ‘senjata yang kurang mematikan’ telah digunakan secara tidak tepat dan tanpa pandang bulu,” kata laporan itu.

Tim PBB membuat beberapa rekomendasi kepada para pejabat Chile dalam menangani protes massa diantaranya segera mengakhiri penggunaan senapan anti huru-hara tanpa pandang bulu untuk mengendalikan demonstrasi.

“Mengenali dan belajar dari apa yang terjadi, kita harus melihat ke depan dengan cara yang konstruktif,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet.

Baca juga !