Sat. Feb 27th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Komnas HAM Minta Pengadilan Terbuka bagi Oknum TNI Diduga Rasis soal Papua

1 min read

JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta agar aparat hukum memberikan hukuman berat terhadap para pelaku pelanggaran HAM berat di Waisor dan kasus rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya, Jawa Timur.

“Penegakan hukum dan HAM itu harus. Salah satunya memproses pelanggaran ham yang berat kasus Wasior Wamena ke pengadilan,” kata Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara kepada Okezone, Jumat (30/8/2019).

Beka juga meminta agar TNI segera melakukan proses penyelidikan dan penyidikan, serta menggelar pengadilan terbuka bagi dua anggotanya yang terlibat, sehingga masyarakat mengetahui kejadian yang sebenarnya di Surabaya

“Intinya, siapapun yang bersalah dalam kejadian di Surabaya harus diproses secara hukum, untuk TNI sama, ada proses penghukuman atau pemberian sanksi yang dapat diakses oleh publik,” tutupnya.

(Foto: Novrian Arbi/Antara)

Terkahir, Komnas HAM juga meminta kepada pemerintah agar akses informasi di Papua kembali dibuka. Hal tersebut untuk mempermudah investigasi peristiwa di Negeri Cenderawasih.

“Akses informasi juga harus dibuka sehingga proses pembangunan jalan damai dan investigasi terhadap semua kejadian di papua menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Untuk diketahui, Polda Jawa Timur telah menetapkan tersangka terhadap, Tri Susanti atas kasus rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya.

Baca juga !