Wed. Jan 29th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Kualitas Wan-Bissaka Lebih Bagus ketimbang Alexander-Arnold atau Walker

2 min read

LONDON – Kualitas yang dimiliki pemain anyar Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, diklaim lebih hebat dibandingkan Trent Alexander-Arnold (Liverpool) atau Kyle Walker (Manchester City). Adalah eks pemain Man United, Paul Parker, yang melontarkan klaim tersebut.

Sebagaimana diketahui, saga transfer Wan-Bissaka menuju Man United memang telah berakhir beberapa hari lalu. Ya, Wan-Bissaka akhirnya resmi diboyong oleh manajemen Man United di jendela transfer musim panas 2019.

Pihak Man United sendiri harus membayar mahar besar untuk menebus Wan-Bissaka dari Crystal Palace. Ya, Man United disebut-sebut harus mengeluarkan uang sebesar 55 juta euro atau sekira Rp875 miliar untuk mendapatkan servis Wan-Bissaka.

Aaron Wan-Bissaka diperkenalkan sebagai pemain Man United

Keputusan Man United merekrut Wan-Bissaka dengan nilai transfer yang teramat tinggi memang menuai kontroversi. Terlebih banyak yang masih menaruh keraguan terhadap kualitas yang dimiliki oleh fullback kanan berusia 21 tahun tersebut.

Akan tetapi untuk soal performa, para pendukung Man United diminta Parker untuk tidak perlu menaruh keraguan kepada Wan-Bissaka. Sebab menurut pandangan Parker, Wan-Bissaka memang memiliki kemampuan luar biasa dan bahkan lebih hebat dibandingkan Alexander-Arnold atau Walker saat ini.

Saya sering melihat Wan-Bissaka bermain musim lalu, baik di kandang maupun di luar kandang bersama Crystal Palace, dan saya terus mengatakan, bagi saya, ia adalah bek kanan terbaik di negara ini,” ucap Parker, seperti dikutip dari Mirror, Jumat (5/7/2019).

“Orang-orang mungkin memuji Walker dan Alexander-Arnold, tetapi sebagai fullback, pertama dan terutama di posisi nomor dua, Anda harus bisa bertahan, dan ia pastinya bisa bertahan. Ia adalah bek sayap terbaik dalam situasi satu lawan satu, tanpa keraguan,” lanjutnya.

Aaron Wan-Bissaka diperkenalkan sebagai pemain Man United

“Orang-orang bisa melewatinya, tetapi ia memiliki kecepatan yang bagus, ia tahu kapan harus melakukan tekel, ia meluncur masuk dan ia mengingatkan saya pada Des Walker dalam caranya bertahan. Gaya lari berkaki panjang, tetapi menjejak tanah dengan cepat.”

“Ia menikmati peran bertahan, yang jarang terjadi karena sebagian besar pemain sekarang ingin menjadi terkenal dengan bermain menyerang, menjadi pemberi umpan silang yang hebat, melakukan overlap dan mencetak gol. Prioritasnya adalah bertahan dan ia berkembang untuk membuat tekel,” tutup pria berusia 55 tahun itu.