Wed. May 27th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Pangkalan Militer K-1 AS di Irak Diserang Roket, Tak Ada Korban

2 min read

Jakarta –

Sebuah roket menghantam pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak. Pangkalan militer itu berada di Provinsi Kirkuk, Irak.

Dilansir AFP, Jumat (14/2/2020), ini adalah rangkaian serangan dari total hampir 20 roket sejak akhir Oktober tahun lalu. Serangan itu ditujukan kepada pasukan militer AS yang berada di seluruh Irak serta Kedutaan Amerika di Baghdad.

Menurut tiga sumber keamanan Irak yang dinyatakan secara terpisah, Roket Katyusha menghantam area terbuka di pangkalan K-1 sekitar pukul 08.45 malam waktu setempat.

Berdasarkan pernyataan militer Irak, pasukan AS dan anggota Polisi Federal Irak ditempatkan di lokasi kejadian. Namun tidak ada korban jiwa.

Pasukan keamanan menemukan landasan peluncuran asal roket ditembakkan. Sebanyak 11 roket masih berada di dalamya. Sementara pelaku masih terus diburu.

Salah seorang petugas keamanan Irak mengatakan kepada AFP bahwa lokasi peluncuran roket itu berjarak sekitar 5 kilometer dari pangkalan militer, di daerah multi-etnis.

Serangan itu adalah yang pertama terhadap K-1 sejak 27 Desember 2019 lalu. Saat itu sekitar 30 roket ditembakkan dan membunuh seorang kontraktor AS.

Washington menuduh serangan itu berasal dari Kateeb Hesbollah yang berhubungan dekat dengan Iran. Mereka kemudian melakukan serangan balasan yang menewaskan 25 pejuang kelompok itu.

Para pendukung Kateeb Hebollah kemudian mengepung kedutaan AS di Baghdad. Mereka menerobos batas luarnya dan melakukan pelanggaran yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
Beberapa hari kemudian, sebuah drone, pesawat tanpa awak AS menyerang Bandara Internasional Baghdad yang menewaskan pemimpin militer Iran Jenderal Qasem Soleimani dan pendiri Kateeb Hazbollah, Abu Mahdi Al-Muhandis

Dengan penuh kemarahan, parlemen Irak mengusir semua pasukan asing dari negara itu, termasuk sekitar 5.200 tentara AS diperbantukan untuk mengusir memukul mundur sisa-sisa kelompok ISIS.

Iran kemudian melakukan serangan sendiri untuk merespons pembunuhan Soleiman. Iran menembakkan rentetan rudal balistik di Pangkalan Militer AS di Ain Al-Asad di Irak Barat pada 8 Januari lalu.

Para pasukan lebih dulu memberikan peringatan dan tidak ada yang terbunuh, tetapi kemudian 100 pasukan didiagnosa mengalami cedera otak traumatik.

Baca juga !