Thu. Sep 24th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

PTPN XII Ekspor 45 Ton Kopi Robusta ke Italia

2 min read

BANYUWANGI – Kopi robusta asal Banyuwangi semakin diminati pasar Italia. Setelah kopi hasil produksi perkebunan di kaki Gunung Ijen, kini giliran kopi dari Perkebunan Malangsari yang terkenal dengan produk kopi lanang yang dipasarkan ke luar negeri.

Ekspor perdana dari Kebun Malangsari tersebut diberangkatkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII M Cholidi di areal Perkebunan Malangsari, Kalibaru, Jumat (13/12/2019).

“Kami bersyukur, Banyuwangi kembali melakukan ekspor kopi di tengah tren turunnya pertumbuhan ekonomi dunia. Kopi Banyuwangi meneguhkan eksistensinya sebagai produk unggulan berkualitas ekspor. Terima kasih kepada BUMN PTPN XII dan para petani kopi yang mampu menghasilkan produk yang berkualitas,” kata Bupati Anas kepada ratusan petani kopi yang juga hadir di acara tersebut.
Pada ekspor tersebut, Perkebunan Malangsari mengirim 45 ton kopi robusta ke Italia yang merupakan tahap pertama dari rencana ekspor 1.300 ton pada akhir tahun ini. Selain Italia, kopi itu juga bakal diekspor ke Inggris, Swiss, Jerman, Australia dan Jepang.

Pada awal Desember lalu, kopi dari Perkebunan Selogiri Banyuwangi yang terletak di kaki Gunung Ijen juga telah mengekspor 378 ton kopi ke Italia dan Inggris.

“Kami optimis ekspor kopi dari Banyuwangi terus akan semakin meningkat seiring dengan tren gaya hidup ngopi global. Terima kasih kepada PTPN XII yang terus meningkatkan kualitas kopi di wilayah Banyuwangi yang tentunya akan berdampak pada kesejahteraan warga sekitar,” kata Anas.

Anas menambahkan, kolaborasi bersama BUMN, yakni PTPN XII yang membina petani rakyat dalam mengelola kebunnya hingga menghasilkan kopi berkualitas baik serta penyaluran KUR dari BNI yang jumlahnya mencapai Rp10 miliar kepada petani memungkinkan ekspor tersebut.

Dirut PTPN XII M Cholidi menerangkan, kopi produksi Perkebunan Malangsari memang sangat diminati pasar Italia. “Di Italia ada distributor besar yang hanya mau menerima kopi Banyuwangi. Sebesar 80% kopinya kiriman dari Malangsari Banyuwangi. Ditawari kopi dari daerah lainnya tidak mau. Malangsari Banyuwangi memang produsen kopi terbaik. Makanya kami ekspor, karena peminatnya sangat tinggi,” kata Cholidi.

Tahun ini, ekspor tak hanya dihasilkan dari kebun yang dikelola PTPN XII, tapi juga kebun milik rakyat yang didampingi oleh PTPN XII. “Kami menyertakan kopi rakyat untuk ekspor karena kualitasnya yang baik, sama dengan yang kami hasilkan. Selama ini kami melakukan pembinaan teknis mulai dari memilih bibit yang baik hingga proses penanaman dan panen,” kata Cholidi.

Kualitas kopi yang dihasilkan di sini, kata dia, teramsuk premium sehingga harga yang didapatkan pun cukup baik, jauh lebih tinggi dibanding harga penjualan domestik.