Wed. Jan 29th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Sayangkan Keputusan Lorenzo Pensiun, Dall’Igna: Saya Akan Merindukannya

2 min read

BOLOGNA – Manajer Umum Ducati, Gianluigi Dall’Igna, menjadi salah satu pihak yang sangat menyayangkan keputusan Jorge Lorenzo untuk pensiun dari MotoGP. Ia pun mengaku bakal sangat merindukan kehadiran Lorenzo di pentas MotoGP.

Lorenzo memang telah memutuskan untuk mengakhiri perjalanannya dari pentas MotoGP pada akhir musim 2019. Keputusan tersebut diambil lantaran performa pembalap berjuluk Por Fuera itu yang terus menurun.

Debutnya di Honda pada musim lalu pun tak berjalan sesuai harapan. Lorenzo kesulitan beradaptasi dengan motor Honda sehingga terus kesulitan untuk bersaing di depan. Usaha Lorenzo untuk mengatasi masalah tersebut pun tak berjalan mulus. Alih-alih ingin bangkit, Lorenzo justru kian terpuruk karena mengalami kecelakaan parah di Sirkuit Assen, Belanda, yang membuatnya mengalami retak tulang belakang.

Penampilan Jorge Lorenzo di MotoGP 2019

Melihat performanya yang sudah tak kompetitif lagi, Lorenzo akhirnya memutuskan untuk pensiun. Dall’Igna yang sudah terhubung dengan Lorenzo masa-masa awal berkarier di dunia balap motor grand prix pun sangat menyayangkan keputusan tersebut.

Sebab, bagi Dall’Igna, Lorenzo adalah pembalap yang begitu hebat dan memiliki potensi besar. Kehadirannya pun dinilai begitu penting di MotoGP. Karena itu, Dall’Igna turut merasakan kesedihan yang mendalam saat Lorenzo mengumumkan ke khalayak ramai keputusan pensiunnya.

Penampilan Jorge Lorenzo di MotoGP 2019

“Saya kenal dia (Lorenzo) sejak awal kariernya, dia pembalap yang sangat penting bagi saya, kami memenangkan dua gelar dunia di kelas 250cc. Saya sangat senang dengan bagaimana ia mengembangkan gaya membalapnya saat bersama kami. Ada saat-saat sulit, terutama di awal, tetapi akhirnya kami mampu menyelesaikan masalah dan mendapatkan hasil, seperti yang kami harapkan. Tetapi, akhir musim dirusak oleh cedera,” ujar Dall’Igna, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Rabu (11/12/2019).

“Hari pensiunnya jelas bukan hari terbaik dalam hidup saya, dia membawa kami ke emosi besar selama kariernya dan kami akan merindukannya. Saya mengasosiasikannya dengan banyak momen indah. Saya memiliki banyak kenangan indah dengannya. Dia sangat berbakat, dia mengendarai motor dengan caranya sendiri. Terkadang, ketika saya melihat data telemetri, tidak ada pembalap lain seperti dia, terutama di 125cc dan 250cc,” tukasnya.