Thu. Feb 25th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Sebelum Mencukur Bulu, Perhatikan Hal Penting Ini Cegah Iritasi

2 min read

Bagi sebagian besar orang, mencukur bulu atau rambut di sekitar ketiak, kaki dan vagina adalah hal yang wajib untuk menjaga kebersihan area tersebut.

Akan tetapi, tidak jarang muncul reaksi iritasi kulit akibat mencukur bulu.

Seperti yang dilansir dari Sutter Health, mencukur rambut memang merupakan pilihan masing-masing setiap orang. Mereka bebas mau melakukannya atau tidak.

Jika memutuskan untuk mencukur rambut atau bulu tersebut, besar kemungkinan Anda akan berisiko mengalami iritasi kulit akibat mencukur atau razor burn. Hal ini terjadi khususnya pada sekitar daerah kemaluan cenderung lebih sensitif.

Terdapat beberapa penyebab Anda mengalami iritasi kulit akibat mencukur bulu terutama untuk rambut vagina, antara lain dilansir Hello Sehat:

-Menggunakan pisau atau alat cukur yang tumpul dan sudah berkarat. Hal ini terjadi karena orang cenderung harus menekan pisau ketika terlalu tumpul dan berkali-kali melewati area yang sama.

-Mencukur rambut ke arah yang berlawanan akan mendorong kembali akar rambut, sehingga lapisan kulit tergores dan menyebabkan ruam.

-Tidak membersihkan area yang akan dicukur membuat bakteri dan kuman yang ada berisiko menginfeksi kulit.

-Dengan berusaha mencegah razor burn karena mencukur rambut vagina, Anda dapat terhindar dari berbagai komplikasi yang timbul akibat iritasi kulit, seperti:

Kulit terlalu kering
Infeksi pada kulit
Eksim
Membuat kulit lebih sensitif
Cara mencegah iritasi kulit (razor burn) akibat mencukur bulu vagina
penyebab infeksi jamur vagina

Razor burn pada kulit di sekitar vagina memang cukup mengkhawatirkan. Masalahnya, iritasi kulit akibat mencukur di area sensitif tersebut tidak terlalu terlihat, sehingga akan sulit mendeteksinya.

Beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah razor burn saat mencukur bulu vagina, yaitu:

-Menggunakan pisau atau alat cukur yang masih tajam dan baru.

-Menggunakan air hangat saat membilas rambut-rambut vagina yang sudah tercukur agar mengurangi risiko kulit robek dan infeksi.

-Tidak terburu-buru saat mencukur bulu vagina karena terburu-buru akan membuat Anda lebih ceroboh, sehingga kulit vagina rentan luka.

-Menggunakan alat cukur elektrik bila pisau cukur tidak dapat mencegah razor burn akibat mencukur rambut vagina sebelumnya.

-Tidak mencukur terlalu dekat atau menekan pisau cukur terlalu dalam karena kulit terlalu sensitif dan rentan terkena infeksi akibat benda asing yang tajam.

-Menjaga kelembapan daerah vagina sebelum, selama, dan sesudah cukur dengan pelembap agar kulit tetap halus dan mudah dicukur.

-Mencukur bulu sesuai dengan tumbuhnya arah rambut untuk menghindari kembalinya batang rambut ke dalam pori-pori kulit.

-Tidak mencukur area yang sama berulang-ulang agar tidak mengikis lapisan sel kulit yang menyebabkan iritasi.

-Iritasi kulit akibat mencukur bulu vagina tentu tidak akan terjadi jika Anda betul-betul memperhatikan cara mencegah razor burn seperti di atas.

-Sejak sekarang, biasakanlah untuk lebih berhati-hati ketika mencukur bulu pada area kemaluan karena kulit pada daerah ini lebih sensitif.

Jangan mencukur bulu ketiak atau kemaluan sebelum perhatian hal di atas untuk mencegah iritasinya tentunya.