Wed. May 27th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Soal Bertahan, Alexander-Arnold Tak Ada Apa-apanya Dibanding Wan-Bissaka

2 min read

Jakarta –

Eks bek Manchester UnitedRio Ferdinand, membandingkan dua bek kanan asal Inggris, Trent Alexander-Arnold atau Aaron Wan Bissaka. Apa jawaban pria 41 tahun itu?

Musim ini, Alexander-Arnold tengah tampil menjanjikan. Bersama Liverpool, ia sudah menyumbang 2 gol dan 14 assist dalam 40 laga.

Dijuluki ‘bek rasa playmaker’, pemuda 21 tahun ini berkontribusi besar membawa Liverpool berjarak dua kemenangan saja dari trofi Liga Inggris musim ini.

Sedangkan Wan-Bissaka sedang menjalani debutnya bersama MU. Meski begitu, ia sudah dipercaya oleh Ole Gunnar Solskjaer untuk menjadi pemain inti. Sudah 34 pertandingan ia mainkan musim ini.

Melihat prestasi tim yang dibela keduanya musim ini, wajar bila Alexander-Arnold dianggap lebih baik dibandingkan Wan-Bissaka. Apalagi, pemain asli kelahiran Liverpool itu juga sudah bermain untuk Timnas Inggris, sesuatu yang belum dirasakan Wan-Bissaka.

Namun Ferdinand melihat ada atribut seorang bek yang menjadi kelebihan Wan-Bissaka dibandingkan Alexander-Arnold. Apa itu?

“Jika keduanya digabungkan, Trent Alexander-Arnold dan Aaron Wan-Bissaka, maka akan muncul seorang pemain terbaik,” kata Ferdinand dalam sesi tanya jawab di Instagram, dikutip Dailymail.

“Dalam situasi satu lawan satu, saya sudah lihat Wan-Bissaka melawan (Raheem) Sterling. Biasanya Sterling menyulitkan lawan, tapi dia justru kesulitan menghadapi Wan-Bissaka.”

“Dalam situasi satu lawan satu, dia akan menandingi lawannya dari segi fisik, berlari membayangi, melakukan sliding jika tertinggal, dan dia harus menambah kecepatannya.”

“Dia bisa menutup lawan, luar biasa. Bisa juga bermain di posisi kanan dalam formasi tiga bek jika MU mau. Dia bisa tampil brilian di posisi itu,” sambung eks kapten MU itu.

Bagi Ferdinand, Alexander-Arnold jelas punya kemampuan mumpuni, terbukti dari catatan assist-nya yang luar biasa. Namun saat bertahan satu lawan satu, pemain Liverpool itu bukan tandingan Wan-Bissaka.

“Saat menguasai bola, dia kalah jauh dibandingkan Trent, tapi dalam situasi bertahan satu lawan satu, kemampuan Trent tak ada apa-apanya dibandingkan Wan-Bissaka. Makanya, saat kamu punya keduanya, kamu seperti punya mesin yang mutakhir.”

“Tapi tergantung kondisi di lapangan, sih. Jika memang tim sedang butuh bertahan dan ingin mematikan pergerakan winger lawan, saya akan memasang Wan-Bissaka,” jelas Ferdinand.