Mon. Feb 17th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Wall Street ‘Sakit’ Lagi Terserang Virus Korona

1 min read

NEW YORK – Wall Street kembali melemah pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, setelah sebelumnya mencatat rekor tertinggi karena kekhawatiran virus korona atau corona virus (Covid-19) meningkat lagi.

Selain kekhawatiran investor akan virus korona, Wall Street juga terkena sentimen laporan pendapatan emiten yang beragam.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (14/2/2020), indeks Dow Jones Industrial Average turun 128,11 poin atau 0,43%, menjadi 29.423,31, indeks S&P 500 turun 5,51 poin atau 0,16% menjadi 3.373,94 dan indeks Nasdaq Composite turun 13,99 poin, atau 0,14% menjadi 9.711,97.

Tercatat, saham teknologi memimpin pelemahan tiga indeks utama bursa saham AS dengan saham-saham blue chip di indeks Dow mengalami kerugian paling besar.

Ilustrasi wall street

Harapan bahwa epidemi virus korona bisa semakin berkurang menjadi suram ketika adanya lonjakan kematian dengan 242 tambahan yang membuat korban virus korona menjadi 1.367 orang. Selain itu, ribuan lainnya didiagnosis terkena virus korona karena metodologi pengujian baru.

Namun, masih ada sedikit optimisme dari pernyataan direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Kita tidak melihat peningkatan dramatis dalam kasus (virus korona) di luar China,” katanya.

“Pada hari seperti ini investor hanya harus mengambil langkah dengan tenang,” kata ahli strategi pasar senior untuk Allianz Investment Management di Minneapolis, Charlie Ripley.

Sementara itu, dalam laporan ekonomi kepada Kongres awal pekan ini, Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan bank sentral menilai risiko virus corona dan ancaman potensial lainnya, menunjukkan setiap perubahan pada kebijakan akomodatifnya tidak mungkin tahun ini.