Fri. Oct 7th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

2 Polisi AS Bunuh Diri Usai Tangani Rusuh Massa Trump di Capitol

2 min read

Washington DC –

Dua personel kepolisian di Amerika Serikat (AS) dilaporkan meninggal dunia akibat bunuh diri beberapa hari setelah menangani kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.

Seperti dilansir CNN dan Fox News, Kamis (28/1/2021), hal itu diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kepolisian Metropolitan Washington DC, Robert J Contee, dalam pernyataan pembuka saat rapat Komisi Alokasi DPR AS pada Selasa (26/1) waktu setempat.

Ini menjadi momen pertama bagi pihak kepolisian untuk mengakui dua personel mereka mengakhiri hidup setelah insiden rusuh Gedung Capitol.

“Tragis, dua polisi yang ada di Capitol pada 6 Januari, masing-masing dari Kepolisian Capitol dan MPD (Kepolisian Metropolitan Washington DC), bunuh diri setelah bentrokan itu,” sebut Contee dalam pernyataannya.

Dalam pernyataannya seperti dilansir Fox News, Contee mengidentifikasi kedua polisi yang mengakhiri nyawanya sendiri sebagai Howard Liebengood (51) yang sudah mengabdi pada Kepolisian Capitol selama 15 tahun dan Jeffery Smith yang mengabdi pada Kepolisian Washington DC selama 12 tahun.Media terkemuka AS, The Washington Post, menjadi yang pertama melaporkan hal ini.

“Kami menghargai pengabdian dan pengorbanan polisi Brian Sicknick, Howard Liebengood, dan Jeffery Smith, dan menyampaikan belasungkawa kepada semua keluarga yang berduka,” ucap Contee dalam pernyataannya pada Selasa (26/1) watu setempat.

Dalam pernyataan pada awal bulan ini, Kepolisian Capitol menyatakan seorang personelnya yang bernama Brian D Sicknick meninggal dunia sehari usai rusuh Gedung Capitol ‘akibat luka-luka yang dideritanya saat bertugas’.

Masih menurut pernyataan Contee, sedikitnya 65 personel Kepolisian Washington DC dilaporkan mengalami luka-luka saat menghadapi para perusuh Gedung Capitol, yang kebanyakan merupakan pendukung mantan Presiden Donald Trump.

Namun, Contee menambahkan bahwa lebih banyak polisi yang ‘tidak mau repot-repot’ melaporkan cedera yang mereka alami dari serangan-serangan para perusuh, seperti luka gores, memar, hingga mata terbakar akibat semprotan aerosol untuk beruang yang dipakai para perusuh saat bentrok.

Baca juga !