Thu. Dec 1st, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

2 Warga AS Terlibat Pembunuhan Presiden Haiti, FBI Bantu Penyelidikan

1 min read

Washington DC –

Amerika Serikat (AS) akan mengirimkan sejumlah penegak hukum senior ke Haiti sesegera mungkin untuk membantu penyelidikan kasus pembunuhan Presiden Jovenel Moise. Hal ini diumumkan setelah dua warga AS keturunan Haiti ditangkap bersama puluhan tersangka lain terkait pembunuhan itu.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (10/7/2021), Kepolisian Haiti sebelumnya mengungkapkan bahwa pembunuhan Moise di kediamannya pada Rabu (7/7) dini hari, dilakukan oleh sebuah unit komando beranggotakan 28 orang. Tim pembunuh itu disebut terdiri atas 26 warga Kolombia dan dua warga AS keturunan Haiti.

Para pembunuh Moise disebut sebagai tentara bayaran oleh otoritas Haiti, namun motif dan aktor intelektual di balik pembunuhan itu masih belum jelas.

Dua warga AS yang terlibat pembunuhan ini diidentifikasi sebagai James Solages (35) dan Joseph Vincent (55). Keduanya diketahui berasal dari Florida, AS.

“Kami mengetahui penangkapan dua warga AS di Haiti dan tengah memantau situasi secara saksama,” ucap seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Dari total 28 tersangka yang terlibat, sebanyak 17 orang di antaranya berhasil ditangkap dalam keadaan hidup, termasuk Solages dan Vincent. Penangkapan dilakukan di wilayah Petionville, pinggiran ibu kota Port-au-Prince, dengan melibatkan baku tembak antara polisi dan para tersangka.

Kepolisian Haiti menyebut tiga orang lainnya tewas dalam baku tembak dan delapan orang lainnya masih buron hingga kini. Selain memburu delapan tersangka yang buron, Kepolisian Haiti menyatakan pihaknya juga memburu dalang utama di balik operasi pembunuhan tersebut.

Baca juga !