Tue. Oct 4th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

830 Kendaraan Didenda Gegara Langgar Ganjil Genap di Bogor

1 min read

Bogor –

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan total ada 13.255 kendaraan yang tercatat melanggar aturan ganjil genap dan diminta putar balik pada Jumat (12/2). Dari total pelanggar, sebanyak 830 kendaraan yang disanksi denda dan 215 lainnya dikenai sanksi teguran.

“Total roda empat ada 5.921 kendaraan, roda dua ada 7. 334 kendaraan yang diputar balik. Kemudian yang disanksi administrasi 830 kendaraan dan teguran ada 215 kendaraan,” kata Kombes Susatyo, Sabtu (13/2/2021).

Beragam alasan disampaikan pelanggar ganjil genap saat ditanya petugas. Masih banyak pelanggar yang mengira kalau pemberlakuan ganjil genap hanya berlaku untuk warga luar Kota Bogor, padahal sebetulnya aturan tersebut berlaku juga untuk warga Kota Bogor.

Aturan ganjil genap diberlakukan di Kota Bogor sebagai upaya menekan mobilitas masyarakat dalam rangka menekan angka penyebaran COVID-19 di Kota Bogor. Angka positif COVID-19 di Kota Bogor saat ini masih tinggi. Kota Bogor juga menyandang sebagai satu-satunya zona merah COVID-19 atau wilayah beresiko tinggi penularan COVID-19 di Jawa Barat.

Pemberlakuan ganjil genap di Kota Bogor berlaku untuk semua orang, baik warga Kota Bogor maupun warga dari luar Kota Bogor. “Ini adalah cara dari Satgas Kota Bogor, untuk mendisiplinkan masyarakat untuk menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Terkait banyak pelat F (yang terjaring), itu kan bisa saja kendaraan itu dari luar Bogor, Kabupaten Bogor juga pelat F, Sukabumi juga pelat F, Cianjur juga pelat F,” tutur Susatyo.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan sanksi denda diterapkan kepada pelanggar ganjil genap yang tidak mampu menunjukkan atau memiliki keperluan mendesak. “Ada beberapa yang disanksi denda, masing-masing 50 ribu. Pembayaran dilakukan dengan transfer,” kata Bima Arya.

Baca juga !