Sun. Oct 2nd, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

9 Mayat Hangus Terbakar Lainnya di Meksiko Terindentifikasi

2 min read

Meksiko –

Meksiko telah mengidentifikasi sembilan lagi mayat yang ditemukan dalam keadaan tertembak dan terbakar di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko bulan lalu.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (7/2/2021) sejauh ini 16 mayat telah diidentifikasi, termasuk dua warga negara Meksiko dan 14 warga Guatemala, kata kantor kejaksaan negara bagian Tamaulipas dalam sebuah pernyataan.

Pihak berwenang telah bekerja untuk mengidentifikasi jenazah dengan menggunakan DNA yang dikumpulkan dari para kerabat yang meyakini keluarganya adalah korban. Kebanyakan mereka adalah migran Guatemala, mungkin termasuk di antara para korban.

Pembunuhan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran baru di Meksiko tentang bahaya yang dihadapi oleh para migran, banyak di antaranya berasal dari tiga negara miskin di Amerika Tengah yaitu Guatemala, Honduras dan El Salvador.

Salah satu orang yang baru diidentifikasi dinamai oleh kantor kejaksaan Meksiko sebagai Paola D. “Z”, diyakini sebagai Paola Damaris Zacarias. Keluarganya mengatakan kepada Reuters bulan lalu bahwa dia diduga termasuk di antara mereka yang meninggal.

Sebelumnya kantor kejaksaan negara bagian Tamaulipas , Meksiko mengatakan telah menemukan 19 mayat hangus terbakar di Meksiko, dekat perbatasan Amerika Serikat. Polisi menemukan dua kendaraan terbakar, di mana di dalamnya terdapat sejumlah mayat di jalan pedesaan dekat kota Carmago pada Sabtu (23/1) waktu setempat.

Investigasi awal menunjukkan bahwa para korban telah ditembak, kemudian tubuh mereka dibakar. Karena tidak ditemukan peluru di lokasi kejadian, polisi mengatakan ada kemungkinan korban tewas ditembak di lokasi berbeda.

Carmago, sebuah kota berpenduduk sekitar 15.000 orang, berbatasan dengan negara bagian Texas, AS dan dekat dengan negara bagian Nuevo Leon di Meksiko.

Pihak berwenang dari Nuevo Leon bekerja sama dengan kantor kejaksaan Tamaulipas untuk mendalami kasus ini.

Wilayah ini sering mengalami bentrokan antara kartel Noreste, yang mengontrol sebagian Nuevo Leon, dan kartel Teluk, yang telah aktif di Tamaulipas selama beberapa dekade.

Meksiko telah mencatat terjadi 34.523 pembunuhan pada tahun 2020, sedikit menurun dari angka tahun 2019 sebesar 34.608 pembunuhan, yang merupakan rekor tertinggi sejak penghitungan resmi dimulai.

Kekerasan terkait kartel telah melanda Meksiko sejak 2006, dengan lebih dari 300.000 pembunuhan sejak itu.

Baca juga !