Sat. Dec 10th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Akhir Pelarian 5 Perampok Ruko yang Sekap Korban dan Gasak Uang Ratusan Juta di Depok…

3 min read

Aksi perampokan terjadi di sebuah ruko elektronik di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, Depok.

Sejumlah Barang dan uang ratusan juta raib dibawa kabur pelaku yang berjumlah lima orang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (1/3/2022) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat beraksi, para pelaku menyekap dan mengancam karyawan dan pemilik ruko agar menunjukkan tempat penyimpanan uang.

Kawanan perampok itu juga mengambil seluruh ponsel milik korbannya, lalu dibuang ke sungai saat melarikan diri.

Kini, pelarian kawanan perampok tersebut telah berakhir. Kelima pelaku telah tertangkap dan ditahan di ruang tahanan Polda Metro Jaya.

Sekap hingga ancam korban

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengungkapkan, pelaku mengancam korban dengan senjata tajam dan kemudian mengikatnya menggunakan kain sarung.

“Kebetulan di dalam ruko ada beberapa karyawan. Para karyawan diancam dan ditakuti. Mereka diikat dengan kain sarung,” ujar Zulpan, saat memberikan keterangan, Jumat (4/3/2022)

Setelah menyekap korban, Zulpan menuturkan, pelaku naik ke lantai atas dan mengancam pemilik ruko berinisial FW beserta istrinya agar menunjukkan tempat penyimpanan uang.

Korban yang ketakutan akhirnya menunjukkan letak brankas kepada pelaku.

“Uang Rp 140 juta di dalam brankas langsung diambil oleh tersangka,” ungkap Zulpan.

Setelah menggasak uang beserta barang berharga, para pelaku kemudian mengambil seluruh ponsel milik karyawan dan pemilik ruko.

Ponsel tersebut lalu dibuang pelaku ke sungai saat meninggalkan lokasi untuk menghilangkan barang bukti.

“Mereka melarikan diri dengan kendaraan yang sudah disiapkan. Kemudian hasil kejahatan mereka bagi-bagi. Uang Rp 140 juta mereka bagi-bagi,” kata Zulpan.

Handphone yang mereka ambil itu seluruhnya dibuang ke sungai karena khawatir ada yang merekam aksi mereka,” sambungnya.

Hasil rampokan dipakai belanja sabu

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Zulpan, para pelaku menggunakan uang hasil rampokannya untuk berfoya-foya dan membeli narkoba jenis sabu.

Pelaku membagi-bagi uang senilai Rp 140 juta hasil rampokan tersebut sesuai dengan peran dari masing-masing pelaku.

“Pembagiannya berdasarkan perannya. Yang terbesar kaptennya, JS Rp 38 juta,” ujar Zulpan.

Sementara pelaku berinisial JS, MS, dan RS mendapat bagian yang lebih rendah dengan kisaran Rp 15 juta sampai Rp 35 juta.

Sisa uang hasil rampokan tersebut kemudian digunakan para pelaku untuk berbelanja hingga membeli sabu.

“Ada sisa Rp 10 juta untuk operasional, beli pakaian, sewa kendaraan dan beli narkoba jenis sabu. Saat beraksi terpengaruh narkoba jenis sabu,” kata Zulpan.

Dipimpin residivis

Kini, kawanan perampok tersebut sudah diringkus penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kelima pelaku tersebut ialah JS, MS, D, dan WJ, serta RS.

“Tersangka dalam kasus ini ada lima orang. Pertama ini JS perannya sebagai kapten,” ucap Zulpan.

Menurut Zulpan, JS selaku pimpinan dari kawanan pencuri tersebut merupakan seorang residivis.

JS pun memimpin dua tersangka lain berinisial MS dan D untuk masuk ke dalam ruko lalu menyekap serta mengancam para korban.

Sedangkan dua tersangka berinisial WJ dan RS menunggu di luar area ruko sambil memantau situasi di sekitar lokasi kejadian.

“Tersangka WJ, perannya mengawasi sekitar TKP. Kemudian RS, ini laki-laki juga perannya menyediakan alat transportasi dan mengawasi situasi. Jadi dia standby di mobil,” ungkap Zulpan.

Kelima pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Kami persangkakan dengan pasal 365 KUHP ayat 2 ke 1 dengan pidana paling lama 12 tahun penjara,” pungkas Zulpan.

Baca juga !