Thu. Dec 1st, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Alert! Kasus COVID-19 di Jakarta Kacau, IHSG Ambruk 2%

1 min read

Jakarta –

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan ini dibuka anjlok. IHSG dibuka dengan turun 61 poin atau 1,02% ke level 5.945. Sementara indeks LQ45 turun 1,5% ke level 849.

Melansir data perdagangan RTI, Senin (21/6/2021), pada pra perdagangan IHSG dibuka di level 5.959, turun 47 poin (0,78%). Sedangkan LQ45 turun 13 poin (1,53%) ke 8849.

Tak berselang lama, pukul 09.02 JATS, IHSG tambah anjlok hingga 2% atau turun 120 poin ke level 5.886. Sementara indeks LQ45 turun 2,1% atau 18 poin ke level 845.

Berdasarkan riset Artha Sekuritas, pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi kenaikan kasus COVID-19 dari dalam negeri serta adanya potensi pembatasan yang lebih ketat sehingga diperkirakan pemulihan ekonomi akan Kembali melambat.

Hal ini disebabkan oleh The Fed meningkatkan ekspektasi dari peningkatan ekspektasi hingga 2023. Peningkatan inflasi ini berarti The Fed akan mengambil langkah penting untuk melakukan tapering atau meningkatkan suku bunga. Investor menjadi sensitif terhadap data ekonomi yang berkaitan dengan pengambilan keputusan The Fed.Sedangkan bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 33,290.08 (-0.92%), NASDAQ ditutup 14,030.38 (-0.92%), S&P 500 ditutup 4,166.45 (-1.31). Bursa saham US ditutup melemah tajam pada perdagangan jumat lalu.

Bursa Asia dibuka melemah dimana Nikkei melemah hingga 3% pada pembukaan perdagangan minggu ini. Perlemahan mengikut pergerakan di Wallstreet. Investor Asia saat ini fokus pada pengumuman China atas Loan Prime Rate setahun dan komentar dari Bank of China.

Bursa Asia dibuka merah. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

Indeks Nikkei melemah 1.023 poin ke level 27.940
Indeks Hang Seng turun 313 poin ke level 28.487
Indeks Shanghai menguat 1 poin ke level 3.559
Indeks Straits Times turun 29 poin ke level 3.114

Baca juga !