Sat. Jan 28th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Apa Kabar Rencana IPO Trio Unicorn RI?

2 min read

Jakarta –

Ada tiga perusahaan yang berasal dari sektor teknologi yang siap melakukan initial public offering (IPO). Ketiga perusahaan itu merupakan di antara 22 perusahaan yang masuk dalam pipeline IPO terbaru.

Sayangnya Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna menegaskan, hingga saat ini belum ada unicorn maupun BUMN yang mendaftar untuk melakukan initial public offering (IPO) tahun ini.

“Dapat kami sampaikan dari 22 perusahaan dalam pipeline tersebut belum ada yang perusahaan BUMN maupun unicorn,” tegasnya, Rabu (31/3/2021).

Dia menjelaskan, dari total 22 perusahaan yang masuk pipeline IPO itu 7 perusahaan memiliki aset skala kecil yakni di bawah Rp 50 miliar, 10 perusahaan aset skala menengah Rp 50 miliar-Rp250 miliar dan 5 perusahaan aset skala besar di atas Rp 250 miliar.

Sampai dengan 30 Maret 2021 sudah ada 11 emiten baru yang sudah melakukan pencatatan saham. Dalam waktu dekat akan ada 2 perusahaan lagi yang merealisasikan IPO.

Menurutnya bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah total raihan dana dari IPO meningkat 11% dari Rp 2,7 triliun menjadi Rp 3 triliun.

Baca di halaman berikutnya tentang desas-desus unicorn IPO.

Isu ini sebelumnya diperkuat dengan pernyataan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi bulan lalu. Dia mengaku sudah bertemu dengan unicorn tersebut sambil membahas proses persiapan untuk go public.

“Ada satu unicorn yang sedang dalam pembicaraan dengan kami untuk IPO (initial public offering),” kata Inarno saat berdiskusi dengan pimpinan media massa secara virtual, Kamis (11/2/20201).

Siapa unicorn tersebut? Saat ini ada lima unicorn di Indonesia, yaitu Gojek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan OVO.

Sementara Komisaris BEI Pandu Patria Sjahrir memperkuat dengan mengatakan, potensi perkembangan startup di Indonesia begitu besar apalagi dengan adanya pandemi. Menurutnya nilai kapitalisasi pasar para unicorn RI selama pandemi COVID-19 semakin meningkat.

Pandu pun membeberkan data antara unicorn vs emiten tercatat yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar di pasar modal. Jika 4 unicorn RI seperti Gojek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka IPO mereka akan langsung masuk dalam jajaran 35 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar.

“Ini dihitung berdasarkan valuasi mereka ketika pandemi,” terangnya dalam acara Market Outlook 2021 Mandiri Investasi secara virtual, Rabu (10/3/2021).

Gojek jika listing saat ini maka dia akan menduduki posisi ke-9 dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 10 miliar atau setara Rp 140 triliun (kurs Rp 14.000). Gojek akan menggeser BNI sekarang di posisi itu dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 114 triliun.

Lalu Tokopedia akan berada di posisi ke-12 dengan nilai kapitalisasi US$ 7 miliar atau setara Rp 98 triliun. Bukalapak berada di posisi ke-30 dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 3,5 miliar atau Rp 49 triliun dan Traveloka berada di posisi ke-34 dengan nilai kapitalisasi US$ 3 miliar atau Rp 42 triliun.

BEI sendiri mencatat ada 22 perusahaan yang masuk dalam pipeline pencatatan saham baru. Dari daftar itu ada 3 perusahaan berasal dari sektor teknologi.

Baca juga !