Fri. Dec 2nd, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Aparat Keamanan Kepulauan Solomon Akan Dilatih Polisi China

2 min read

China berjanji akan mengirim polisi ke Kepulauan Solomon untuk melatih aparat di negeri tersebut. Kebijakan itu diumumkan oleh otoritas Solomon pada Kamis (23/12/2021), pascakerusuhan bulan lalu yang dipicu oleh pembukaan hubungan diplomatik dengan Beijing.

Keputusan Perdana Menteri Solomon, Manasseh Sogavare, membuka hubungan diplomatik memicu kemarahan dengan pemerintah daerah Malaita, daerah dengan penduduk terpadat di negara tersebut. Kerusuhan menyebabkan puluhan gedung hancur terbakar, dikutip dari The Straits Times.

Selain itu, kerusuhan juga dipicu oleh sejumlah permasalahan domestik.

1. China juga akan melengkapi perlengkapan polisi Solomon

Aparat Keamanan Kepulauan Solomon Akan Dilatih Polisi China

Sedikitnya enam polisi dari China akan melatih dan meningkatkan kemampuan aparat di Solomon. China juga berjanji akan melengkapi polisi Solomon dengan sejumlah perlengkapan non-mematikan, seperti perisai, helm, dan pentungan.

“Agar kemampuan polisi Kepulauan Solomon meningkat dalam menghadapi ancaman di masa depan,” kata otoritas lokal.

Sograve menyalahkan ‘agen Taiwan’ di Provinsi Malaita yang menyebabkan puluhan bangunan di distrik Chinatown Honiara habis dilahap api. Laporan lainnya adalah terjadi penjarahan di sejumlah toko-toko China.

2. China berjanji akan menjaga hubungan bilateral dengan Solomon

Aparat Keamanan Kepulauan Solomon Akan Dilatih Polisi China

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan bahwa Beijing akan melakukan apapun demi menjaga hubungan bilateralnya dengan Solomon.

“China dengan tegas mendukung pemerintah Kepulauan Solomon dalam menjaga stabilitas domestiknya, hubungan bilateral, dan hak serta kepentingan warga negara China di Kepulauan Solomon,” kata dia.

Taiwan membantah terlibat dalam kerusuhan tersebut.

Adapun China melihat Taiwan sebagai provinsi separatis, yang berusaha untuk memisahkan diri. Beijing berjanji akan memakai segala instrumen, termasuk kekerasan, untuk mepersatukan China lautan, sebutan lain Taiwan, dengan China daratan.

3. Negara Pasifik lainnya sempat mengirim polisi saat kerusuhan terjadi

Aparat Keamanan Kepulauan Solomon Akan Dilatih Polisi China

Departemen Luar Negeri Australia tidak mau ambil pusing dengan keputusan Solomon untuk mendatangkan polisi China. Menurut mereka, kebijakan itu merupakan bagian dari kedaulatan Solomon sebagai negara merdeka.

“Kami mengetahui keterlibatan China yang diharapkan di sektor keamanan di Honiara. Ini adalah masalah pemerintah Kepulauan Solomon,” kata departemen tersebut, dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, sekitar 200 polisi dan tentara dari Austraia, Selandia Baru, Fiji, dan Papua Nugini telah didatangkan ke Solomon atas permintaan Sogavare.

Australia memiliki perjanjian keamanan bilateral dengan Kepulauan Solomon. Polisi Australia sebelumnya dikerahkan di sana pada 2003 di bawah misi penjaga perdamaian regional dan tinggal selama satu dekade.

Beberapa tentara Australia yang telah dikerahkan di Honiara mulai kembali ke negaranya sejak Kamis.

Baca juga !