Sat. Dec 10th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Biden Beberkan Rencana Global Bagi-bagikan 80 Juta Dosis Vaksin Corona

2 min read

Washington DC –

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menjelaskan rencananya soal pendistribusian 80 juta dosis vaksin virus Corona (COVID-19) secara global ke negara-negara prioritas. Sekitar 75 persen di antaranya akan disalurkan melalui program berbagi vaksin, COVAX, yang didukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Seperti dilansir AFP, Jumat (4/6/2021), Gedung Putih dalam pernyataannya menyebut bahwa jutaan dosis vaksin Corona yang disalurkan melalui program COVAX, akan diprioritaskan untuk negara-negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia, juga Asia Selatan dan Asia Tenggara, serta Afrika.

Penyaluran vaksin secara global oleh AS ini, sebut Gedung Putih, bertujuan membantu mencegah lonjakan baru kasus Corona.

“Kami membagikan dosis-dosis vaksin ini bukan untuk mengamankan bantuan atau mencari konsesi,” tegas Biden dalam pernyataannya.

“Kami membagikan vaksin-vaksin ini untuk menyelamatkan nyawa dan memimpin dunia dalam mengakhiri pandemi, dengan kekuatan teladan kami dan dengan nilai-nilai kami,” imbuhnya.

Biden sebelumnya berjanji mengekspor 80 juta dosis vaksin Corona ke berbagai negara di dunia pada akhir bulan ini. Komitmen itu datang di tengah tekanan dari negara-negara lain untuk memanfaatkan kelebihan pasokan vaksin Corona milik AS untuk membantu negara-negara yang berjuang mendapatkan vaksin.

“Proses mengekspor 25 juta dosis pertama tengah berlangsung,” tutur koordinator respons COVID-19 pada Gedung Putih, Jeff Zients. “Kami akan memenuhi komitmen presiden sebanyak 80 juta dosis pada akhir Juni,” imbuhnya.

Ditambahkan Zients bahwa pengiriman tahap pertama akan menggunakan pasokan federal AS dan akan mengkombinasikan tiga merek vaksin Corona yang telah mendapat izin penggunaan darurat di AS, yakni Johnson & Johnson, Moderna dan Pfizer-BioNTech.

Menurut rencana AS, dari pasokan pertama 25 juta dosis vaksin, sekitar 7 juta dosis akan dialokasikan untuk kawasan Asia, khususnya India, Nepal, Bangladesh, Pakistan, Sri Lanka, Afghanistan, Vietnam, Papua Nugini dan Taiwan.

Kemudian sekitar 6 juta dosis lainnya akan dialokasikan ke negara-negara Amerika Selatan dan Amerika Tengah, juga Karibia, termasuk Brasil, Argentina, Kolombia, Costa Rica, Peru, Guatemala dan Haiti. Sekitar 5 juta dosis lainnya dialokasikan untuk Afrika dan akan disalurkan dalam koordinasi dengan Serikat Afrika.

“Tapi pada utamanya, Amerika Serikat akan memiliki wewenang untuk menentukan dosisnya disalurkan ke sini, bukan ke sana,” tegas penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullivan.

Ditambahkan Biden bahwa sekitar 6 juta dosis akan disalurkan ke negara-negara yang mengalami lonjakan kasus atau yang ada dalam krisis, juga ke mitra dan negara tetangga seperti Kanada, Meksiko dan Korea Selatan (Korsel).

COVAX merupakan program internasional yang dibentuk WHO dan bertujuan memberikan pasokan vaksin Corona yang cukup untuk 30 persen populasi dari 92 negara dan wilayah miskin di dunia, dengan para donator menanggung biayanya.

Sejauh ini, COVAX sudah menyalurkan nyaris 80 juta dosis vaksin Corona ke 127 negara dan wilayah, dengan vaksin AstraZeneca mencakup 97 persen dosis yang disalurkan sejauh ini dan sisanya merupakan vaksin Pfizer-BioNTech.

Baca juga !