Fri. Dec 2nd, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Bukan Bentrok Antarsuporter, Mahfud Beberkan Penyebab Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan

1 min read

MALANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan Tragedi Kanjuruhan bukan bentrok antarsuporter sepak bola.

Sebelumnya, dikabarkan 127 suporter tewas setelah Arema FC bertanding melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam.

Polisi mencatat 34 orang tewas saat di dalam stadion kebanggaan Arema itu dan sisanya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antarsuporter Persebaya dengan Arema,” kata Mahfud kepada wartawan, Minggu (2/10).

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) mengatakan Bonek Mania, suporter Persebaya, tidak diperkenankan hadir di Kanjuruhan.

Hanya Aremania suporter Arema Malang yang diperkenankan hadir di Kanjuruhan sehingga Tragedi Kanjuruhan bukan bentrok antarpendukung.

“Oleh karena itu, para korban pada umumnya meninggal karena berdesak-desakan, saling impit, dan terinjak-injak, serta sesak nafas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antarsuporter,” ujar Mahfud.

Eks Menhan RI itu menuturkan pihak aparat sebenarnya sudah melaksanakan upaya antisipatif mencegah peristiwa seperti Tragedi Kanjuruhan.

“Sudah mengantisipasi melalui koordinasi dan usul-usul teknis di lapangan,” kata Mahfud MD.

Misalnya, katanya, aparat keamanan mengusulkan pertandingan dilaksanakan sore atau bukan malam seperti pertandingan Arema melawan Persebaya.

Selanjutnya, kata dia, aparat keamanan mengusulkan jumlah penonton disesuaikan dengan kapasitas Stadion Kanjuruhan, yakni 38.000 orang.

“Namun, usul-usul itu tidak dilakukan oleh panitia yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam dan tiket yang dicetak jumlahnya 42.000,” ungkap Mahfud.

Baca juga !