Sun. Nov 27th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Bule Australia di Bali Tewas dengan Mulut Berbusa, Polisi Temukan Fakta Mengejutkan

2 min read

DENPASAR – Seorang bule Australia bernama Youssef Salim (53) ditemukan tewas di dalam kamar hotel di Jalan Dewi Saraswati, Denpasar, Bali, Rabu (31/9).

Korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi telentang di atas tempat tidur tanpa mengenakan baju dengan mulut mengeluarkan busa.

“Dugaan sementara korban meninggal karena sakit,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi.

Youssef Salim diketahui meninggal dunia setelah seorang tamu atas nama Ayman, asal Australia datang untuk bertamu ke kamar korban.

Ayman kemudian meminta bantuan saksi I Komang Juniarta (20) yang bekerja sebagai seorang bellboy di hotel tersebut, untuk membukakan kamar nomor 4239 tempat korban menginap.

Sesaat setelah saksi membukakan pintu, barulah diketahui korban telah tergeletak di atas kasur dalam kondisi mulut korban berbusa.

Saksi yang melihat hal tersebut memberitahu rekannya yang ada di bagian front office untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

Saksi bersama rekannya naik menuju ke lantai atas untuk mengecek kondisi korban.

Sampai di dalam kamar, saksi bersama rekan-rekannya mengecek denyut nadi korban di mana saat dicek tangan korban sudah dalam keadaan kaku.

Kemudian, saksi menghubungi general manager hotel untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

Kepada polisi, pihak hotel melaporkan seorang tamu ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar hotel.

Tim Inafis Polresta Denpasar segera turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kemarin pukul 17.40 WITA.

“Dari hasil pemeriksaan nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Iptu Ketut Sukadi.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan beberapa macam obat-obatan yang diduga milik korban.

Obatan-obatan tersebut di antaranya satu botol obat merek Ferro-gradC, obat merek Sandoz, Xigduo XR 5/1000 dan obat merek Trajenta.

Polisi juga menemukan obat merek Sirrivostaffin, Amitriptyline, Aspirin, dan satu botol obat spray untuk sesak napas.

“Banyak ditemukan obat-obatan. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ucap Iptu Ketut Sukadi.

Seusai olah TKP, kenazah korban dievakuasi petugas BPBD Kota Denpasar untuk selanjutnya dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar.

Pihak kepolisian masih melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban dan konsulat jenderal (Konjen) Australia.

Baca juga !