Fri. Sep 30th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Cara Menghangatkan Opor Ayam dan Rendang Sisa Lebaran Agar Aman Dikonsumsi

4 min read

Jakarta –

Makanan yang disajikan saat lebaran biasanya tak langsung habis. Berikut ini ada tips menghangatkan makanan sisa lebaran agar aman dikonsumsi.

Saat hari raya Idul Fitri atau Lebaran biasanya akan disajikan masakan-masakan khas Lebaran dalam jumlah cukup banyak. Makanan ini akan disuguhkan kepada seluruh anggota keluarga besar juga tamu yang datang berkunjung untuk silaturahmi.

Makanan yang disajikan dalam jumlah banyak ini belum tentu akan habis dalam satu hari. Tak jarang, sisa makanan Lebaran akan masih sangat banyak bahkan cukup untuk dimakan hingga dua hari ke depan.

Agar makanan sisa tidak terbuang percuma, makanan-makanan ini masih bisa disimpan untuk dikonsumsi kembali di hari berikutnya. Tetapi beberapa hal perlu diperhatikan agar makanan yang disimpan tak mudah rusak dan masih layak konsumsi.

Berikut ini cara menghangatkan makanan sisa Lebaran agar aman dikonsumsi, menurut goodfood (14/5):

 

Cara Menghangatkan Opor Ayam dan Rendang Sisa Lebaran Agar Aman DikonsumsiCara Menghangatkan Opor Ayam dan Rendang Sisa Lebaran Agar Aman Dikonsumsi Foto: iStock

1. Menyimpan Makanan

Untuk menyimpan makanan yang tersisa, siapkan wadah bersih yang dilengkapi dengan penutup yang rapat dan kedap udara. Sebelum dipindahkan ke dalam wadah, pastikan makanan telah benar-benar dingin terlebih dahulu. Misal, jangan menaruh opor ayam atau sayur gurih sesaat setelah dipanaskan. Makanan bersantan ini perlu dipanaskan dulu sebelum disimpan.

Setelah itu bisa disimpan dalam satu wadah yang cukup untuk menampungnya. Tetapi jika makanan yang tersisa masih cukup banyak dan cukup untuk dihangatkan beberapa kali, sebaiknya sisihkan makanan pada beberapa wadah terpisah.

 

2. Simpan dalam Kulkas

Menyimpan makanan pada suhu ruang terlalu lama akan sangat berbahaya. Hal tersebut disebabkan oleh bakteri yang sangat cepat berkembang hingga berkali-kali lipat pada suhu ruang.

Agar makanan tetap awet dan aman untuk dikonsumsi kembali setelah disimpan, sebaiknya simpan makanan dalam kulkas. Jaga suhu kulkas agar tidak lebih dari 5 derajat celcius terutama pada bagian untuk menyimpan sisa makanan.

Saat disimpan dalam kulkas, pastikan agar tutup wadah makan telah benar-benar rapat terlebih dahulu sehingga tidak akan ada kebocoran atau udara yang mudah masuk.

3. Durasi Penyimpanan Makanan

 

Cara Menghangatkan Opor Ayam dan Rendang Sisa Lebaran Agar Aman Dikonsumsi

Cara Menghangatkan Opor Ayam dan Rendang Sisa Lebaran Agar Aman Dikonsumsi Foto: iStock

Makanan yang ingin disimpan lebih lama, bisa diletakkan pada freezer. Makanan yang disimpan pada freezer mampu bertahan hingga dua hari dengan catatan makanan tersebut tidak dikeluarkan selain untuk dihangatkan dan langsung dihabiskan.

Makanan yang telah dikeluarkan dari freezer atau kulkas harus segera dimakan dan dihabiskan tidak lebih dari 24 jam. Makanan yang telah dikeluarkan dari freezer atau kulkas tidak boleh kembali disimpan.

Makanan tinggi lemak atau bersantan seperti opor ayam dan sayur gurih akan mampu bertahan untuk disimpan selama 2-3 hari pada suhu kulkas. Opor ayam dan sayur gurih bahkan bisa bertahan hingga seminggu lamanya jika disimpan dalam freezer.

Sedangkan rendang menjadi makanan yang cenderung mampu bertahan lebih lama. Rendang kering mampu bertahan hingga dua bulan jika disimpan dalam kulkas. Berbeda dengan rendang kering, rendang kalio yang disajikan dengan banyak santan hanya mampu bertahan 3-4 hari jika disimpan di dalam kulkas.

4. Cara Menghangatkan Makanan

Sebelum makanan mulai dihangatkan, pastikan untuk mencairkan makanan terlebih dahulu. Mencairkan makanan ini bisa dengan menggunakan microwave atau memindahkan makanan beku ke bagian kulkas yang lebih hangat.

Panaskan makanan hingga benar-benar panas. Jika memanaskan makanan dengan microwave, setelah waktu pemanasan pertama selesai coba untuk keluarkan dan aduk terlebih dahulu. Periksa suhu makanan apakah panasnya sudah benar-benar cukup dan merata.

Jika makanan belum cukup panas, makanan bisa dimasukkan kembali ke microwave untuk dihangatkan lagi. Pastikan makanan telah panas merata setidaknya suhunya melebihi 70 derajat celcius.

Jika kamu memanaskan makanan secara manual dengan menggunakan kompor, pastikan makanan dihangatkan hingga mendidih. Jangan lupa juga untuk mengaduk makanan yang dihangatkan agar suhu makanan tersebar secara merata.

Saat menghangatkan makanan bersantan sisa sajian Lebaran, gunakan api sedang dengan sesekali diaduk. Hal yang perlu diperhatikan adalah setelah makanan hangat dan mulai mendidih, jangan lagi aduk makanan agar makanan tak cepat basi. Jika makanan sudah terlanjur diaduk, sebaiknya hangatkan hingga makanan benar-benar mendidih dan biarkan dalam suhu mendidih selama 2 menit.

5. Periksa Kondisi Makanan

 

Cara Menghangatkan Opor Ayam dan Rendang Sisa Lebaran Agar Aman DikonsumsiCara Menghangatkan Opor Ayam dan Rendang Sisa Lebaran Agar Aman Dikonsumsi Foto: iStock

Makanan yang disimpan masih mungkin mengalami kerusakan. Inilah pentingnya memeriksa kualitas makanan sebelum makanan yang telah dihangatkan disajikan untuk dikonsumsi kembali.

Makanan yang tidak berbau atau berubah secara fisik, belum tentu tidak mengalami kerusakan. Mencicipi sedikit saja rasa makanan dan memastikan rasanya masih sama menjadi hal penting yang harus dilakukan sebelum menyajikan makanan.

Makanan sajian Lebaran yang biasanya identik dengan santan sebenarnya akan lebih mudah dikenali jika sudah mulai basi. Pertama-tama, hirup aroma makanan, jika makanan mulai mengeluarkan aroma keasaman atau bau yang tidak sedap ini menjadi tanda awal bahwa makanan mulai basi.

Tak hanya pada aroma, makanan bersantan biasanya akan menunjukkan tanda rusak kualitasnya atau basi dengan memisahnya santan dari minyaknya. Makanan bersantan yang sudah basi juga akan mengalami perubahan seperti mengeluarkan lendir.

Baca juga !