Wed. Nov 30th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Cari Bos DNA Pro yang Buron, Korban Bakal Datangi Kedubes Turki Besok

2 min read

Jakarta – Para korban robot trading DNA Pro berencana mendatangi Kedutaan Besar Turki di Jakarta Selatan, Kamis, 14 April 2022, untuk meminta bantuan mencari bos platform tersebut, Eliazar Daniel Piri alias Daniel Abe, yang jadi buron dan diduga ada di negara itu. Menurut informasi, salah satu pendiri DNA Pro itu berangkat ke Turki pada 13 Maret 2022 bersama keluarganya, dan masih belum diketahui keberadannya.

Kuasa hukum korban, Muhammad Zainul Arifin, mengatakan bahwa rencana itu merupakan keinginan korban. “Kami ingin meminta kepada Pemerintah Republik Turki untuk dapat membantu para korban DNA Pro mencari dan menangkap boronan polisi, petinggi Manajeman DNA Pro,” ujar dia saat dihubungi pada Rabu, 13 April 2022.

Sebelumnya, Zainul mengaku sudah menyampaikan pesan permintaan silaturahmi kepada Ambassador Akn Asan melalui email embassy.jakarta@mfa.gov.tr tertanggal 8 April 2022. Namun belum ada balasan dari pihak terkait.

Sehingga, kata dia, para korban ingin langsung mendatangi Kedutaan Besar Turki, guna meyampaikan surat secara resmi yang ditujukan kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan, terkait keinginan Para Korban DNA Pro. “Semoga besok kita langsung dapat diterima dan difasilitasi,” katanya.

Selain memburu para pelaku, Zainul juga meminta bantuan untuk menelusuri aset di Turki yang diduga sebagai bentuk kegiatan pencucian uang hasil dari kejahatan yang dilakukan Daniel Abe. Karena pendiri dan beberapa orang dari manajemen DNA diduga sudah melarikan diri salah satunya ke Turki.

Zainul berujar, pihaknya akan melakukan serta menempuh jalur politik dan diplomatik agar duit para korban dapat dikembalikan seutuhnya. Dan hukum dapat ditegakkan semestinya, sehingga kasus serupa tidak terulang lagi di Indonesia.

“Meskipun kami menyadari upaya yang kami lakukan ini merupakan peranan yang harusnya dilakukan Pemerintah Indonesia, tapi tidak ada salahnya jika ada dukungan dari korban untuk mempercepat ditemukannya para boronan tersebut,” tutur dia.

Meskipun Zainul juga mendapatkan kabar dari para korban bahwa Daniel Abe sudah pulang dari Turki, tapi belum ada tanda-tanda dari pihak penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri untuk melakukan pergerakan. “Oleh karena itu kami bersurat kepada Pemerintah Turki.”

Selain ke Kedutaan Besar Turki, Zainul melanjutkan, pihaknya juga akan bersurat ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi, meminta agar turun tangan untuk serius memberantas kasus robot trading ilegal ini. “Semoga menjadi atensi khusus yang harus diungkap penegak hukum secara tuntas, paripurna, dan memenuhi rasa keadilan masyarakat, khususnya para korban DNA Pro,” katan Zainul

Baca juga !