Sat. Oct 1st, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Desak-desakan di Festival Keagamaan Israel, Puluhan Orang Tewas

2 min read

Tel Aviv –

Puluhan orang tewas dalam insiden desak-desakan yang mewarnai sebuah festival keagamaan di Israel. Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu menyebutnya sebagai ‘bencana besar’.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Jumat (30/4/2021), insiden mematikan ini terjadi dalam perkumpulan massal untuk merayakan festival keagamaan Lag B’Omer yang juga dikenal dengan festival api unggunnya pada Jumat (30/4) waktu setempat.

Puluhan ribu warga Yahudi ultra-Ortodoks berkumpul di pemakaman Rabbi Shimon Bar Yochai, tokoh Yahudi terkemuka abad ke-2, untuk menghadiri peringatan tahunan yang mencakup doa semalam suntuk dan tari-tarian. Makam tersebut menjadi salah satu situs suci bagi umat Yahudi dan didatangi peziarah setiap tahunnya.

Peringatan ini dilaporkan sebagai salah satu acara perkumpulan terbesar sejak pandemi virus Corona (COVID-19) merajalela setahun lalu.

Jumlah korban tewas akibat insiden ini masih simpang siur. Laporan layanan darurat ZAKA menyebut sedikitnya 28 orang tewas dalam insiden ini. Sedangkan laporan televisi lokal Channel 12 TV menyebut ada 38 orang yang tewas.Laporan media setempat awalnya menyebut salah satu bagian tempat duduk stadion di Gunung Meron, Galilea, yang menjadi lokasi festival Lag B’Omer ambruk. Namun belakangan otoritas setempat menyebut korban tewas diduga mengalami sesak napas atau terinjak-injak dalam insiden desak-desakan.

Layanan ambulans Magen David Adom (MDA) menyebut sedikitnya 103 orang mengalami luka-luka. Juru bicara MDA, Zaki Heller, menyebut selain dengan ambulans, para korban luka juga dievakuasi ke rumah sakit dengan enam helikopter.

Polisi Israel langsung menutup lokasi dan memerintahkan orang-orang yang menghadiri festival itu untuk dievakuasi dengan bus-bus, usai insiden terjadi.

Postingan video di media sosial menunjukkan situasi kacau dengan orang-orang berupaya memanjat celah-celah besi untuk menyelamatkan diri. Kemudian tampak juga jenazah korban dibaringkan di koridor, dengan ditutupi selimut aluminium foil.

Dalam pernyataan via Twitter, Netanyahu menyebut insiden ini sebagai ‘bencana besar’. “Kita semua mendoakan para korban,” tulisnya.

Baca juga !