Tue. Dec 6th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Diborong Investor Asing, Saham Unilever Indonesia Lanjut Ngegas 7,76% ke 4.720

2 min read

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound, indeks berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan saham siang ini, Rabu (11/5). IHSG sesi I ditutup naik 40,801 poin (0,60 persen) ke 6.860,595.

Seiring dengan penguatan IHSG, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) kembali melanjutkan penguatan hari ini. Hingga sesi I saham Unilever Indonesia sudah menguat 7,76 persen ke level 4.720.

Adapun berdasarkan data RTI Business, saham Unilever Indonesia setidaknya sudah menguat dalam 3 hari terakhir, sejak pasar dibuka usai libur Lebaran 9 Mei lalu. Sehingga selama sebulan, saham UNVR sudah menguat 32,21 persen.

Penguatan tertinggi terjadi pada Selasa (10/5) hingga 9,23 persen. Penguatan saham Unilever Indonesia tak lepas dari arus dana investor asing. Di mana, untuk siang ini investor asing sudah beli bersih atau net buy saham Unilever Indonesia sebanyak Rp 154,36 miliar.

Rekomendasi Analis

Analis Mirae Sekuritas Indonesia Christine Natasya, perseroan merilis kinerja di kuartal I 2022 sebelum libur Lebaran (28/04) dengan melaporkan pendapatan yang lebih tinggi sebesar Rp 2 triliun atau naik 19 persen (yoy).

Hal tersebut didukung oleh pertumbuhan top-line yang solid 5,4 persen (yoy) dan 13,9 persen (qoq). Tak hanya itu, efisiensi dalam biaya operasional memungkinkan perusahaan untuk memiliki margin operasi yang lebih tinggi menjadi 24,4 persen dan margin bersih menjadi 18,6 persen di kuartal I 2022.

Ilustrasi produk Unilever. Foto: monticello/Shutterstock

Menurut Christine, tantang Unilever Indonesia tahun ini adalah harga komoditas diperkirakan yang akan menyebabkan kontraksi pada margin kotor perusahaan.

“Meski begitu, dampak tersebut dapat diminimalisir dengan inisiatif penghematan dan penyesuaian harga yang dilakukan perusahaan, yang akan menjaga marginnya dari penurunan yang signifikan,” ungkapnya dalam riset yang dikutip, Rabu (11/5).

Untuk itu, Mirae Sekuritas mempertahankan rekomendasi Trading Buy di UNVR. Produk segmen makanan & minuman (F&R) perusahaan, misalnya, Knorr, Royco, Bango, dan Buavita, terus menjadi pendorong pertumbuhan utama perusahaan meskipun ada beberapa penurunan di segmen rumah dan perawatan pribadi (HPC) menjadi produk paket unit rendah .

“Strategi perusahaan untuk meningkatkan investasi di media periklanan diharapkan dapat membuahkan hasil di masa mendatang karena pengenalan merek dan kekuatan akan semakin kuat di mata konsumen,” tutur Christine.

Baca juga !