Tue. Dec 6th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Dinilai Berpeluang Jadi Cagub DKI, Airin: Mohon Doanya

2 min read

Mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany merespons soal peluang dirinya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.

Menurut Airin, keputusannya untuk maju sangat bergantung pada kontestasi politik dan suara dari masyarakat.

“Dalam kontestasi, suara ada di masyarakat. Apakah seluruh masyarakat atau mayoritas di Jakarta suka tidak sama kita? Itu parameter,” ujar Airin, saat acara halalbihalal di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Utara, di Tugu Utara, Koja, Minggu (15/5/2/2022).

Kemudian, kata Airin, dukungan dari partai politik juga penting. “Tentunya dengan dukungan tokoh, partai dan lain-lain. Jadi sekali lagi, mohon doanya,” kata Airin.

Adapun saat memberikan sambutan dalam acara halalbihalal, Bendahara PWNU DKI Jakarta M Taufik sempat mendoakan agar Airin bisa menjadi Gubernur DKI pada 2024.

“Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak ngaminin supaya Bu Airin tahun 2024 jadi Gubernur DKI?” ujar Taufik.

“Amin,” sahut hadirin.

Sebelumnya, politisi Partai Gerindra itu juga mengungkapkan empat nama yang menurutnya berpeluang maju pada Pilkada DKI Jakarta 2024.

Empat nama tersebut adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Airin Rachmi Diany, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

“Misalkan ada Pak Wagub (Riza Patria). Pak Anies masih mungkin berpeluang dong. Ada lagi tokoh, Airin (Rachmi Diany). Airin mimpin Tangsel berhasil menurut saya,” kata Taufik kepada Kompas.com, Selasa (4/1/2022).

Selain itu, Taufik menilai Ahmad Riza Patria dan Airin bisa menjadi pasangan dalam Pilkada DKI Jakarta.

“Bisa saja berpasangan, Ariza-Airin,” kata Taufik saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (14/3/2022).

Dia berpandangan, sosok Airin cocok menjadi salah satu pemimpin di DKI Jakarta karena sudah terpilih dua kali menjadi Wali Kota Tangsel.

“Sosok perempuan yang dinilai dua kali dipilih menjadi kepala daerah, enggak gampang,” ucap dia.

Adapun masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan habis pada 16 Oktober 2022.

Berdasarkan Undang-Undang Pilkada, kepala daerah yang masa jabatannya berakhir pada tahun 2022 dan 2023, akan digantikan penjabat Pilkada Serentak 2024.

Baca juga !