Sat. Dec 10th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Dorong Kontribusi Pekerja, BRI Akan Buyback Saham Maksimal Rp 3 Triliun

2 min read

Jakarta -PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI telah mendapatkan persetujuan membeli saham perseroan (buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 kemarin, nilai nominal seluruh buyback ini maksimal Rp 3 Triliun.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan, langkah ini diharapkan mendorong kontribusi pekerja BRI agar lebih optimal.

Buyback ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kepemilikan saham BBRI oleh pekerja, sehingga diharapkan dapat mendorong kontribusi pekerja BRI lebih optimal terhadap pencapaian target dan peningkatan kinerja perseroan,” katanya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 1 Maret 2022.

Direktur Keuangan Bank BRI, Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan bahwa sesuai POJK, buyback harus diselesaikan dalam kurun waktu 18 bulan sejak kemarin. Terkait periode pembelian, pihaknya akan mendiskusikan dengan konsultan independen lebih dulu.

Menurut Viviana, periode pembelian akan memperhatikan fluktuasi harga BRI, lalu kondisi capital market. Serta tujuan buyback ini nantinya akan dialihkan untuk program kerja.

“Tentunya yang ketiga adalah kapan program kepemilikan saham pekerja itu dilaksanakan,” katanya seperti dikutip dari IDX Channel.

Sebelumnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, manajemen BRI menyatakan buyback dilakukan secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lambat 18 bulan sejak tanggal RUPST Tahun 2022.

Buyback dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan memerhatikan kondisi likuiditas serta permodalan perseroan. Perkiraan nilai buyback yang maksimal mencapai Rp 3 triliun itu belum termasuk biaya komisi perantara pedagang efek lainnya, yang diperkirakan mencapai 0,33 persen dari nilai pembelian kembali.

Saham hasil buyback akan diperuntukkan pada program kepemilikan saham pekerja atau direksi dan dewan komisaris perseroan. BBRI pada 2015 dan 2020 juga telah melaksanakan buyback dan hampir seluruh saham yang diperoleh dari buyback telah dialihkan melalui program kepemilikan saham pekerja.

“Program di atas berhasil meningkatkan engagement pekerja. Dalam hal ini, program tersebut diimplementasikan dalam bentuk insentif maupun reward sehingga pekerja terdorong berkontribusi lebih optimal terhadap pencapaian target perseroan,” tulis manajemen BBRI.

Manajemen perseroan juga menegaskan, bahwa buyback diyakini tidak memengaruhi kondisi keuangan perseroan. Sementara itu, modal kerja perseroan, sampai dengan saat ini, memadai untuk membiayai kegiatan usaha.

Baca juga !