Tue. Dec 6th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Dubes Rusia: Operasi Militer Khusus Bukan untuk Melawan Rakyat Ukraina

1 min read

JAKARTA – Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva menegaskan Moskow melakukan Operasi Militer bukan untuk melawan rakyat Ukraina.

Menurutnya, apa yang dilakukan Rusia di Ukraina merupakan operasi militer khusus untuk melindungi orang-orang yang ada di wilayah Donetsk dan Luhansk dari tindakan yang dilakukan pemerintah Ukraina.

Mila mengatakan sebenarnya Rusia tidak menginginkan adanya operasi militer khusus.

Akan tetapi, pemerintah Kiev menolak menyelesaikan konflik terkait dua wilayah tersebut secara diplomatik dan malah ingin bergabung ke NATO.

“Selama delapan tahun, kami telah berusaha mendorong Kiev untuk memenuhi kesepakatan ini,” ujar Lyudmila melakukan wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra di Rumah Dinas Duta Besar Rusia, Jakarta Selatan, Kamis (3/3/2022).

Salah satu poin utama dari perjanjian ini adalah Kiev akan memberikan status khusus kepada wilayah Lugansk dan Donetsk di dalam Ukraina.

Jika kesepakatan ini akan dipenuhi, kemungkinan akan memecahkan di dalam Ukraina dan Integritas teritorial Ukraina akan dipertahankan.

“Akan tetapi pemerintah kriminal, didukung oleh Barat, mereka memilih untuk tidak mengikuti perjanjian ini tetapi untuk menyerang sistem kami,” ujarnya.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva dalam sesi wawancara khusus dengan Tribun Network di Rumah Dinas Duta Besar Rusia, Jakarta Selatan, Kamis (3/3/2022). Pada wawancara tersebut, Lyudmila Georgievna Vorobieva menyatakan bahwa Rusia menghormati keputusan sejumlah negara yang menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Negeri Beruang Merah. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva dalam sesi wawancara khusus dengan Tribun Network di Rumah Dinas Duta Besar Rusia, Jakarta Selatan, Kamis (3/3/2022). Pada wawancara tersebut, Lyudmila Georgievna Vorobieva menyatakan bahwa Rusia menghormati keputusan sejumlah negara yang menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Negeri Beruang Merah.

Dia juga mengatakan pemerintah kriminal Ukraina berupaya menghapus Bahasa Rusia dari percakapan sehari-hari.

 

Baca juga !