Mon. Jan 30th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Eks Pemimpin China Debat Soal Dokumen sebelum Dibawa Keluar, Gerak-gerik Xi Jinping Disorot

3 min read

Mantan Pemimpin China, Hu Jintao dilaporkan sempat berdebat soal dokumen resmi beberapa saat sebelum dikawal keluar di tengah Kongres Partai Komunis China (PKC).

Sebelumnya, Kongres ke-20 PKC menuai sorotan saat Hu Jintao tiba-tiba dikawal turun dari panggung dan keluar dari acara tersebut.

Dalam momen dramatis itu, Hu dikatakan terlihat enggan keluar dari acara.

Rekaman video baru dari Channel News Asia yang dirilis dua hari setelah insiden, menangkap detik-detik sebelum Hu dihampiri ajudan yang mengawalnya untuk pergi.

Diketahui, mantan pemimpin China berusia 79 tahun itu telah mengundurkan diri sebagai ketua partai sejak 10 tahun yang lalu.

Kantor berita Xinhua melaporkan Hu meninggalkan kongres karena sakit, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Sayangnya, pernyataan tersebut tidak mampu meredam spekulasi bahwa diduga pemindahan paksa Hu itu adalah semacam permainan kekuatan politik oleh penggantinya, Xi Jinping.

Insiden tersebut tidak disiarkan di China.

Nama Hu juga telah dihapus dari internet internal, di dalam firewall besar negara itu.

Selain itu, nama putra Hu, Hu Haifeng, juga diblokir oleh otoritas Tiongkok.

Hal ini memicu pertanyaan apakah ada perselisihan tingkat tinggi terkait posisi Hu di dalam PKC.

Rekaman Terbaru

Rekaman baru menunjukkan pejabat yang duduk disamping Hu, Li Zhanshu, mengambil dokumen dari tangan Hu dan meletakkannya kembali di bawah sampul merah sembari berbicara dengan Hu.

Awalnya dia meninggalkan kertas di depan mantan pemimpinnya, yang tampak bingung.

Diduga khawatir Hu akan mencoba mengeluarkan dokumen itu lagi, Li terlihat menarik tumpukan kertas ke arah dirinya dan memegangnya, lapor The Guardian pada Selasa (25/10/2022).

Xi melirik ke sisi panggung, tampaknya memanggil bantuan.

Tak berselang lama, seorang ajudan senior berjalan dan berbicara dengannya sebentar, sebelum pergi.

Li terus berbicara dengan Hu, sementara Xi menatap ke depan dengan pasif.

Rekaman baru dari kongres Partai Komunis memicu pertanyaan tentang mengapa Hu Jintao dibawa keluar dari ruangan. - Momen mantan Pemimpin China, Hu Jintao dibawa keluar dari Kongres Partai Komunis China menuai spekulasi soal perselisihan elit PKC. (Tangkap Layar The Guardian)

Seorang ajudan muda kemudian tiba, berbicara sebentar dengan Hu dan Li, lalu berbicara dengan Xi sedikit lebih lama.

Pada titik ini, video rekaman tersebut telah menampilkan gambar yang sebelumnya disiarkan oleh outlet lain.

Ajudan itu kemudian terlihat menggandeng Hu untuk membantunya berdiri dari tempat duduknya.

Saat hendak pergi, Hu dikatakan mencoba mengambil catatan Xi Jinping yang terletak di antara mereka di atas meja.

Xi mengulurkan tangannya untuk menahan kertas-kertas itu.

Apa pun alasannya, kepergiannya di tengah kongres dinilai sebuah penghinaan dan membawa beban simbolis.

Mantan pemimpin Tiongkok lainnya yang masih hidup, Jiang Zemin, sekarang berusia 96 tahun dan tidak muncul di kongres ke-20 Partai Komunis Tiongkok.

Xi telah menggunakan pertemuan selama seminggu untuk memperkuat posisinya di PKC.

Orang-orang yang dianggap saingan, ia singkirkan dari pucuk kepemimpinan Partai Komunis.

Begitu Hu dikawal keluar, Xi menjadi unggulan di atas panggung, seperti sekarang dalam politik China.

Xi Jinping Amankan Periode Ketiga

Orang-orang menonton siaran langsung Presiden China Xi Jinping berbicara selama pengenalan Komite Tetap Politbiro Partai Komunis China, di Huaibei di provinsi Anhui timur China pada 23 Oktober 2022. - Momen mantan Pemimpin China, Hu Jintao dibawa keluar dari Kongres Partai Komunis China menuai spekulasi soal perselisihan elit PKC. (AFP)

Presiden China, Xi Jinping telah mengamankan masa jabatannya untuk periode ketiga setelah kembali terpilih menjadi Sekretaris Jenderal Partai Komunis China (PKC) dalam Kongres ke-20 PKC yang berakhir pada Minggu (23/10/2022).

Selama jalannya kongres, Xi Jinping telah menyingkirkan saingannya dari tim Komite Tetap Politbiro (PSC).

Komite Tetap Politbiro yang beranggotakan tujuh orang, merupakan badan pemerintahan tertinggi China, yang kini berisi para loyalis Xi Jinping.

Anggota terbaru Komite berkisar dari teman yang memiliki ikatan dengan keluarga Xi hingga para pejabat baru yang telah membuktikan komitmen mereka selama pemerintahan Xi.

Setelah kematian Mao Zedong, Partai Komunis China (PKC) mencoba menormalkan kepemimpinan kolektif, yang membuat sekretaris jenderal partai semacam “pertama di antara yang sederajat” di PSC.

Kini, anggota PSC memiliki kekuatan besar dan akan menjadi kunci dalam membentuk dan menerapkan visi Xi untuk Tiongkok dan PKC.

Baca juga !