Mon. Dec 5th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Jemawa Imun Tinggi Bikin Presiden Brasil Ogah Divaksin Corona

2 min read

Jakarta – Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menegaskan dirinya tidak akan divaksin virus Corona(COVID-19). Dia menyebut memiliki imun tinggi sehingga tak perlu suntik vaksin.
Seperti dilansir AFP, Kamis (14/10/2021), Bolsonaro memicu kontroversi terkait caranya menangani pandemi Corona. Dia jemawa ogah divaksin meski dirinya sendiri pernah terinfeksi.

“Saya telah memutuskan untuk tidak divaksinasi. Saya sedang mempelajari studi terbaru, saya sudah memiliki imunisasi tertinggi, mengapa saya harus divaksinasi?” ucap Bolsonaro dalam wawancara dengan radio lokal,Jovem Pan, pada Selasa (12/10) malam waktu setempat.

“Itu akan sama saja dengan bertaruh 10 Real pada lotre untuk memenangkan dua. Itu tidak masuk akal,” imbuhnya.

Pernyataan Bolsonaro soal vaksin Corona kemudian heboh. Salah satunya ketika dia mengklaim vaksin Pfizer bisa mengubah orang-orang menjadi buaya karena efek sekunder.

Sejak terinfeksi Corona pada Juni 2020, Bolsonaro berulang kali mengklaim bahwa pemeriksaan menunjukkan dirinya memiliki antibodi yang besar untuk melawan virus. Makanya dia tidak perlu divaksinasi, meski klaimnya itu dibantah para pakar.

Boslonaro juga menentang keras izin kesehatan yang diberikan orang-orang yang sudah divaksinasi. Di mana warga dapat izin mengakses tempat-tempat umum tertentu di beberapa kota besar di Brasil

“Bagi saya, kebebasan ada di atas segalanya. Jika seorang warga tidak ingin divaksinasi, itu menjadi haknya dan selesai,” ucap Bolsonaro kepada radioJovem Pan.

Gegara ogah divaksin, Bolsonaro mengalami sejumlah insiden. Mulai dari ditolak makan di sebuah restoran di New York,Amerika Serikat(AS), hingga tidak bisa menonton sepakbola di stadion setempat.

Pada September lalu, seperti dilansir AFP, Bolsonaro kedapatan memakan pizza di trotoar kota New York, AS, menjelang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Saat itu, Bolsonaro tidak bisa makan di dalam restoran karena tidak divaksin Corona.

Otoritas kota New York mewajibkan siapa saja yang ingin makan di dalam restoran atau area indoor harus menunjukkan bukti telah divaksin Corona, setidaknya satu dosis. Momen Bolsonaro makan pizza di trotoar ini terlihat dalam foto yang beredar di media sosial, termasuk dari jajaran Menteri Brasil yang mendampinginya pada saat itu.

“Makan malam mewah di New York,” demikian cuitan Menteri Sekretariat Brasil, Luiz Eduardo Ramos, sambil menyertakan foto Bolsonaro sedang menikmati sepotong pizza di luar sebuah restoran bersama beberapa anggota delegasinya.

Menteri Pariwisata Brasil, Gilson Machaco, juga memposting foto Bolsonaro saat menikmati pizza di pinggir jalanan New York. Dia menulis pada akun Instagram-nya bahwa pizza dan minuman soda Coca-Cola menjadi makan malam mereka.

“Bolsonaro suka menunjukkan kerendahan hati… tapi ini bukan masalah selera,” sindir kolumnis Brasil, Reinaldo Azevedo, dalam komentarnya merujuk pada persyaratan wajib vaksin Corona di New York.

Insiden lain terjadi pada Minggu (10/10) waktu setempat, ketika Bolsonaro meluapkan kemarahan kepada wartawan setempat setelah gagal menonton pertandingan sepakbola antara klub Santos melawan Gremio yang digelar di sebuah stadion di kota Santos. Pertandingan itu menjadi yang pertama dihadiri penonton sejak pandemi Corona merebak.

Namun pihak klub Santos bersikeras menetapkan bahwa hanya penonton sudah divaksin Corona atau hasil tes PCR-nya negatif yang boleh masuk ke dalam stadion menyaksikan pertandingan tersebut.

“Mengapa paspor vaksin? Saya ingin menyaksikan (pertandingan) Santos sekarang dan mereka memberitahu saya perlu divaksinasi. Kenapa harus begitu?” ucap Bolsonaro pada saat itu kepada wartawan setempat.

Baca juga !