Wed. Nov 30th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Jokowi Telepon Vladimir Putin Bahas Situasi Ukraina dan G20

2 min read

 JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis, (28/4/2022). Komunikasi melalu sambungan telepon tersebut membahas situasi di Ukraina serta kerjasama G20.

“Exchanged views over the phone with Russian President Vladimir Putin @KremlinRussia_E on the situation in Ukraine as well G20 cooperation,” tulis Jokowi dalam akun Twitternya @Jokowi, Jumat (29/4/2022).

Dalam perbincangan tersebut, Presiden Jokowi menekankan agar perang antara Rusia harus segera dihentikan dan negosiasi damai harus diberi ruang.

Indonesia kata Jokowi, siap berkontribusi untuk hal tersebut.

“Underlined that the war must stop immediately & peace negotiations be given a chance. Indonesia stands ready to contribute towards this goal,” tulisnya.

Tanggapan Rusia

Sementara itu Kantor Kepresidenan Rusia yang dilansir RIA Novosti, Kamis (28/4/2022), juga menyebutkan soal Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Joko Widodo melakukan percakapan telepon.

Dalam pembicaraan tersebut, keduanya membahas situasi di Ukraina dan membahas kerja G20.

Belum ada laporan rinci dari Kremlin tentang hasil pembicaraan atau kesepakatan apa pun dalam pembicaraan telepon Joko Widodo dan Vladimir Putin.

Dalam pembicaraan tersebut, Vladimir Putin memaparkan dan menguraikan penilaian Rusia terhadap situasi di Ukraina dalam konteks operasi militer khusus yang sedang berlangsung.

“Atas permintaan Joko Widodo, Vladimir Putin menguraikan penilaian Rusia terhadap situasi di Ukraina dalam konteks operasi militer khusus yang sedang berlangsung,” kata pernyataan itu, seperti dinyatakan kantor kepresidenan Rusia yang dilansir RIA Novosti, Kamis (28/4/2022).

Menurut pernyataan Kremlin, kedua pemimpin menyepakati kontak lebih lanjut dan disebutkan percakapan itu terjadi atas inisiatif pihak Indonesia.

Selain itu, Putin dan Joko Widodo membahas kemajuan persiapan KTT G20. “Masalah kerja sama Rusia-Indonesia dibahas, serta, dengan mempertimbangkan kepemimpinan Jakarta di G20, berbagai aspek kegiatan Indonesia dan Rusia di G20,” kata laporan itu.

Rusia melancarkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari. Presiden Vladimir Putin menyebut tujuannya adalah perlindungan orang-orang yang menjadi sasaran intimidasi dan genosida oleh rezim Kiev selama delapan tahun.

Untuk ini, menurut Putin, Rusia melakukan “demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina”, untuk mengadili semua penjahat perang yang bertanggung jawab atas “kejahatan berdarah terhadap warga sipil” di Donbass.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, Angkatan Bersenjata hanya menyerang infrastruktur militer dan pasukan Ukraina. Rusia mengeklaim berhasil menyelesaikan tugas utama tahap pertama pada 25 Maret dan secara signifikan mengurangi potensi tempur Ukraina.

Tujuan utama di serangan ke Ukraina, kata Putin, adalah pembebasan Donbass, yaitu Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Lugansk.

Sehari sebelumnya Jokowi juga sempat berkomunikasi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melalui sambungan telepon.

Dalam perbincangan tersebut, Jokowi mengungkapkan dukungan Indonesia terhadap upaya negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina.

Selain itu, Indonesia kata Presiden juga siap untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

“Yesterday I spoke to President@ZelenskyyUa of Ukraine. I reiterated Indonesia’s support to any efforts for peace negotiations to succeed and stand ready to provide humanitarian assistance,” tulis Presiden.

Sementara itu Zelensky dalam akun twitternya menyampaikan bahwa dalam komunikasinya dengan Presiden Jokowi, Ukraina diundang untuk hadir dalam KTT G20 di Indonesia pada Oktober 2022.

Baca juga !