Sat. Feb 4th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Kasus Tewasnya Brigadir J, Giliran Kapolres Jaksel Kombes Budhi Herdi Dibawa ke Mako Brimob

2 min read

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menempatkan Kepala Kepolisian Resor Nonaktif Kombes Budhi Herdi Susianto ditempatkan ditempat khusus imbas penanganan kasus Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

“Ya betul (Kombes Budhi Herdi ditempatkhususkan di Mako Brimib),” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin (22/8/2022).

Kendati demikian Dedi belum memberikan informasi lanjutan terkait alasan Budhi ditempatkan di tempat khusus.

Diketahui, Kombes Budhi Herdi Susianto sebelumnya dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Jakarta Selatan pada 20 Juli lalu.

Adapun penonaktifan tersebut buntut dari kasus tewasnya Brigadir J di rumah Kepala Divisi Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022.

Sebab, di awal penanganan kasus Brigadir J, Budhi sempat menyampaikan bahwa kejadian kematian Brigadir J akibat baku tembak dengan Bharada E atau Richard Eliezer di rumah dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo.

Namun, setelah diusut oleh tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, terungkap bahwa tidak ada kejadian baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J.

Kapolri mengungkapkan tidak ada baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta pada Jumat (8/7/2022).

“Bahwa tidak ditemukan, saya ulangi, tidak ditemukan fakta peristiwa tembak-menembak seperti yang dilaporkan awal,” kata Sigit dalam konferensi pers di gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Dalam kasus ini juga telah ditetapkan total lima tersangka. Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi.

Bharada R atau Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal atau RR, dan seorang ART Sambo bernama Kuat Ma’ruf.

Brigadir J tewas setelah diduga ditembak Bharada E di rumah dinas Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Menurut keterangan polisi, Bharada E menembak Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo.

Baca juga !