Mon. Jan 30th, 2023

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Kasus Virus Ebola di Uganda Tembus 109 Orang, 30 Pasien Meninggal

2 min read

TEMPO.COJakarta – Jumlah kasus Ebola yang terkonfirmasi di Uganda telah meningkat menjadi 109, dengan 30 orang tercatat meninggal akibat virus ini. Menteri Kesehatan Uganda Jane Ruth Aceng pada Rabu, 26 Oktober 2022, mengumumkan pemerintah sedang mendirikan pusat perawatan tambahan untuk merespons penyakit tersebut.

Aceng menyebut, 15 dari kasus ebola yang dikonfirmasi – ada yang dialami pasien tenaga kesehatan. Enam dari jumlah tersebut sudah meninggal. Dia mengatakan lima pusat perawatan sudah beroperasi dan yang keenam sedang didirikan.

“Kementerian Kesehatan dengan dukungan dari mitranya sedang menyiapkan fasilitas perawatan tambahan di lapangan olahraga Mulago,” kata Aceng, dikutip dari Reuters.

Sejumlah pasien yang terjangkit virus ebola saat berada di Pulau Klinik di Monrovia, Liberia, 30 September 2014. Dokter dan perawat dari Uganda yang dikerahkan oleh WHO dibantu juga oleh warga Liberia yang dilatih khusus, REUTERS/Christopher Black/WHO/Handout via Reuters

Aceng menambahkan pusat perawatan kesehatan baru itu, nantinya akan memperbanyak jumlah tempat tidur untuk merawat pasien-pasien Ebola, yang saat ini jumlahnya sudah 351 orang.

Virus yang beredar di Uganda adalah jenis Ebola Sudan. Vaksin virus Ebola Sudan masih belum ditemukan, tidak seperti jenis Zaire yang lebih umum terlihat selama wabah baru-baru ini di negara tetangganya, Republik Demokratik Kongo.

Aceng mengatakan kementeriannya akan mengevaluasi kemanjuran tiga kandidat vaksin Ebola Sudan dalam beberapa minggu mendatang. Satu dikembangkan oleh Universitas Oxford, satu dibuat oleh Sabin Vaccine Institute di Amerika Serikat dan satu lagi oleh produsen pembuat obat asal Amerika Serikat Merck & Co (MRK.N) .

“Tujuan utamanya adalah untuk mengevaluasi kemanjuran mereka untuk melindungi kontak utama pasien Ebola dalam waktu 29 hari setelah kontak. Kami memperkirakan bahwa kami dapat memulai persidangan dalam waktu dua minggu,” kata Aceng.

Baca juga !