Fri. Dec 2nd, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Keleidoskop 2021: Mengawali Tahun dengan Bencana – Polemik Bupati Sabu Raijua

3 min read

Jakarta – Rentetan bencana melanda berbagai daerah di Indonesia pada awal 2021. Terjadi banjir di Kalimantan Selatan yang merendam ribuan rumah penduduk. Di Sulawesi Barat, gempa memporak-porandakan Kabupaten Mamuju dan Majene.

Selain itu, ada juga polemik kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua terpilih Orient P. Riwu Kore. Ribut-ribu ini bermula ketika kewarganegaraan Orient terkuak ke publik. Ia rupanya merupakan warga negara Amerika.

Berikut sederet peristiwa di Januari – Februari 2021:

1. Longsor Sumedang

Longsor terjadi di Sumedang, Jawa Barat pada 9 Januari 2021. Longsor terjadi dua kali, pertama pukul 16.00 WIB dan longsor susulan terjadi pada pukul 19.00 WIB. Total korban meninggal yang ditemukan mencapai 40 jiwa.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan salah satu penyebab bencana longsor Sumedang yakni akibat adanya pelapukan sejumlah jenis bebatuan.

Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM Kasbani mengatakan pelapukan itu menyebabkan lolosnya air, sehingga lapisan pelapukan bebatuan breksi dan tufa itu menjadi bidang yang tergelincir atau longsor. “Hujan yang turun dengan intensitas tinggi menjadi pemicu terjadinya gerakan tanah,” kata Kasbani dalam keterangannya Ahad 10 Januari 2021.

2. Gempa di Majane

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju di Sulawesi Barat pada Jumat, 15 Januari 2021. Lindu itu menyebabkan sejumlah bangunan roboh dan korban meninggal.

Tiga hari setelah gempa, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengumumkan korban meninggal akibat gempa tercatat sebanyak 81 orang, yaitu 11 orang meninggal di Kabupaten Majene dan 70 orang di Kabupaten Mamuju. Ratusan orang terluka dan 19.435 orang mengungsi.

3. Banjir Kalimantan Selatan

Banjir besar menerjang 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan pada 12 Januari lalu. Belasan orang meninggal dunia dan puluhan ribu penduduk harus mengungsi.

“Ini adalah sebuah banjir besar yang mungkin sudah lebih dari 50 tahun tidak terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Presiden Jokowi saat meninjau lokasi pada Senin, 18 Januari 2021.

Kelompok aktivis lingkungan seperti Walhi dan Jatam menyebut banjir diakibatkan oleh alih fungsi lahan secara masif menjadi tambang batubara dan perkebunan sawit. Situasi tersebut disebut telah membuat Kalsel mengalami kondisi darurat ruang dan darurat bencana ekologis.

Sementara versi Presiden Jokowi, curah hujan yang tinggi telah membuat Sungai Barito tidak mampu menampung limpahan air sehingga menyebabkan banjir besar.

4. Nurdin Abdullah Ditangkap

Penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan atau OTT terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah pada Jumat, 26 Februari 2021 di Sulawesi Selatan.

Dalam waktu 1X24 Jumat setelah OTT, KPK menetapkan Nurdin Abdullah dan dua orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus suap proyek pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2020-2021.

Kedua tersangka lain dalam kasus ini adalah Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto atau sebagai kontraktor, dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan, Edy Rahmat.

“Tersangka sebagai penerima adalah NA dan ER. Sebagai pemberi adalah AS,” kata Ketua KPK, Firli Bahuri saat di kantornya di Jakarta Selatan, Ahad dini hari, 28 Februari 2021.

5. Bupati Sabu Raijua Terpilih Warga Negara Amerika

Bupati Sabu Raijua Terpilih, Orient P. Riwu Kore terungkap memiliki status kewarganegaraan Amerika Serikat. Orient diketahui memiliki paspor Amerika Serikat, namun ia juga tercatat sebagai warga negara Indonesia (WNI) dan memiliki dokumen kependudukan seperti paspor dan e-KTP.

Status kewarganegaraan Orient baru diketahui pada 1 Februari 2021. Sementara, proses pencalonan kepala daerah telah dilakukan sejak September 2020 dan proses penetapannya pada 23 Januari 2021. Kecolongan itu disebut merupakan kesalahan Bawaslu yang dinilai tidak teliti.

Terkait kasus ini, Mahkamah Konstitusi memerintahkan KPU Sabu Raijua melaksanakan pemungutan suara ulang. MK mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 02, Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly Orient Patriot. MK menyatakan, Orient memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat sehingga tidak memenuhi syarat sebagai calon kepala daerah.

Baca juga !