Sat. Dec 3rd, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Kisah tangisan GD GIDS Daybot usai “mati konyol” di game terakhir

2 min read

Salah satu player Genesis Dogma GIDS, GD GIDS Daybot, sempat merasakan sebuah penyesalan mendalam hingga membuat dirinya menangis pada game terakhir di Country Finals PMPL ID Season 4.

Performa mengkilap yang ditunjukkan Genesis Dogma GIDS (GD GIDS) di sepanjang Country Finals PMPL ID Season 4 berhasil mengantarkan mereka menjadi juara. Meski cukup menjanjikan sejak hari pertama Country Finals, hal tersebut ternyata tidak cukup untuk membuat mereka nyaman untuk merengkuh gelar juara.

Hal ini sedikit banyak disebabkan oleh performa yang tak kalah mengkilap berhasil ditunjukkan oleh NFT Esports. Tim juara PMNC 2021 itu sempat mengancam posisi Genesis Dogma GIDS, setelah sukses meraih empat Winner-Winner Chicken Dinner (WWCD).

Persaingan di papan atas klasemen Country Finals PMPL ID Season 4 pun semakin mengerucut dan membuat hanya Genesis Dogma GIDS dan NFT Esports yang memiliki peluang terbesar menjadi juara.

GD GIDS Daybot sempat berpikir membuat tim gagal juara
PUBG Mobile, GD GIDS Daybot, Genesis Dogma GIDS
Kredit: Instagram/GDGIDS.Daybot
Pada game ke-15 atau terakhir, kala Genesis Dogma GIDS dan NFT Esports hanya berselisih tiga poin, kedua tim gagal bermain maksimal. Bahkan NFT Esports menjadi tim pertama yang tersingkir tanpa kill, sementara Genesis Dogma GIDS menduduki posisi kesembilan dengan satu elimination point.

Saat itu, para pemain Genesis Dogma GIDS tidak mengetahui bahwa NFT Esports telah tersingkir terlebih dahulu pada circle kelima setelah NFT Svafvel dijatuhkan oleh granat milik BOOM Kent.

Tak lama setelah itu, Genesis Dogma GIDS pun mulai kehilangan pemain oleh Alter Ego LIMAX, hingga hanya menyisakan GD GIDS Daybot yang tak lama setelah itu juga tersingkir karena buggy yang ia gunakan untuk menerobos masuk ke dalam zona justru mengalami kecelakaan.

Hal tersebut membuat GD GIDS Daybot mengaku menyesal karena tim tersingkir usai dirinya “mati konyol” hingga tangis tak tertahankan karena berpikir peluang timnya menjadi juara telah hilang.

“Pas di last match, saya jadi player terakhir yang tersisa. Saat itu, buggy saya terbalik dan saya langsung mati dan menyesal,” ucap GD GIDS Daybot kepada ONE Esports.

“Saat itu kondisinya kami tidak tahu kalau NFT sudah rata karena kami hanya fokus untuk main saja. Tidak memerhatikan sekitar atau lainnya. Kami hanya fokus bermain. Jadi pas saya mati, langsung nangis karena dipikir kami kalah dan (poin tim) kebalap,” tuturnya.

Kepada ONE Esports pun GD GIDS Daybot mengaku bahwa dirinya baru bisa merasa tenang setelah pengumuman timnya menjadi juara.

Ketidaktahuan para pemain Genesis Dogma GIDS ini mengenai tersingkirnya NFT Esports terlebih dahulu ini juga sebenarnya menjadi keuntungan bagi mereka, penonton, dan turnamen. Pasalnya mereka mengaku jika tahu pesaing terdekatnya itu telah tersingkir, mereka menjadi lebih tenang dan bermain seperti biasa saja.