Sun. Dec 4th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Komisi A DPRD Minta Pemprov DKI Jamin Identitas Pelapor di JAKI Aman

1 min read

Jakarta –

Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono meminta kasus bocornya identitas pengadu masalah di JAKI tidak lagi terjadi. Pemprov DKI wajib menjaga rahasia identitas pelapor.

“Harusnya begitu (identitas rahasia). Salah itu (kalau dibocorkan), yang melaporkan, identitas harus dirahasiakan, udah pakem, udah aturan,” kata Mujiyono, saat dihubungi, Sabtu (10/1/2021).

Tindakan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP disebut salah. Karena, bisa saja orang yang disanksi atau ditertibkan mendapat situasi bahaya jika identitasnya dibuka.

“Satpol PP jelas-jelas salah. Harusnya nggak boleh disampaikan itu,” kata politikus Partai Demokrat tersebut.

Di luar soal kerahasiaan, Mujiyono pun menyayangkan terjadinya perundungan kepada pelapor. Seharusnya, lingkungan sekitar berterima kasih telah ada laporan pelanggaran protokol kesehatan virus Corona (COVID-19).

“Emang harus dilaporin. Masyarakat nggak boleh ngebully, harusnya terima kasih,” katanya.

Diketahui, kerahasiaan identitas pelapor melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) tengah menjadi sorotan. Pasalnya, ada seorang warga anonim yang mengadukan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) via JAKI, namun identitasnya bocor.

Kasus bocornya identitas pelapor via JAKI ini ramai dibahas di media sosial (medsos). Seorang warga Jakarta mengaku identitasnya dibocorkan oknum petugas yang tengah menindaklanjuti laporan pelanggaran prokes.

Warga tersebut melaporkan orang-orang yang berada di sekitar rumahnya karena berkumpul dan tidak menggunakan masker. Warga tersebut sempat melapor ke pengurus RT tapi tidak ada hasil.

Kondisi itu membuatnya memutuskan membuat laporan via JAKI. Namun petugas Satpol PP yang mendatangi lokasi diduga malah menyebutkan nama warga yang melaporkan pelanggaran prokes tersebut.

 

 

Baca juga !