Mon. Nov 28th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

KPK Geledah 3 Lokasi Terkait Kasus Wali Kota Bekasi, Sita Dokumen Proyek Lahan

2 min read

KPK telah melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda di Kota Bekasi, Jakarta, dan Bogor. Penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari alat bukti terkait kasus dugaan korupsi suap, gratifikasi dan pungli yang menjerat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

“Tim Penyidik telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan lanjutan yang berada di 3 lokasi berbeda yang masih berada di wilayah kota Bekasi, Jakarta, dan Bogor, Jawa Barat,” kata plt juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (11/1).

Penggeledahan dilakukan pada Senin (10/1). Penggeledahan ini dilakukan di kantor dan rumah kediaman dari para tersangka dan pihak-pihak yang terkait dengan perkara.

“Bukti-bukti yang kembali ditemukan di antaranya adalah berbagai dokumen proyek ganti rugi lahan di Bekasi,” kata Ali.

“Verifikasi bukti-bukti dengan dugaan perbuatan para tersangka akan segera dilakukan di antaranya dengan mengkonfirmasi kepada para saksi yang akan segera dipanggil oleh tim penyidik,” pungkas dia.

Plh Jubir KPK Ali Fikri. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Dalam kasusnya, Rahmat Effendi diduga terlibat dalam 3 perkara, yakni suap, gratifikasi, hingga pungutan liar atau pungli.

Ia diduga menerima suap terkait dengan pengadaan sejumlah lahan. Kader Golkar itu diduga mengintervensi pemilihan tanah lalu meminta uang sebagai imbalan dari para pemilik lahan itu. Suap diduga disamarkan dengan ‘sumbangan masjid’.

Selain itu, ia diduga juga menerima gratifikasi selama menjabat wali kota. Tak hanya itu, ia diduga melakukan pungli kepada pegawai di Pemkot Bekasi.

Kasus ini terungkap dalam OTT yang digelar KPK pada Rabu kemarin. Total ada 9 tersangka yang ditetapkan KPK, termasuk Rahmat Effendi.

Pada saat OTT, KPK menemukan uang yang nilainya hingga Rp 5,7 miliar. Uang itu sudah disita.

Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers terkait penangkapan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi diduga terkait jual beli jabatan, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/1/2022). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Berikut para tersangka lain yang turut dijerat bersama Rahmat Effendi. Penerima suap:

  • Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP, M. Bunyamin
  • Lurah Kati Sari, Mulyadi
  • Camat Jatisampurna, Wahyudin
  • Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi

Sebagai pemberi:

  • Direktur PT ME (MAM Energindo), Ali Amril
  • Pihak swasta, Lai Bui Min alias Anen
  • Direktur PT KBR (Kota Bintang Rayatri) dan PT HS (Hanaveri Sentosa), Suryadi
  • Camat Rawalumbu, Makhfud Saifudin

Baca juga !