Wed. Oct 5th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Lagi-lagi Penembakan di AS Renggut Nyawa, Kini di California

3 min read

California –

Terjadi lagi penembakan di Amerika Serikat (AS), kali ini di California. Ini bukan penembakan biasa melainkan penembakan massal, meski penembakan massal juga sudah biasa di Negeri Paman Sam.

Delapan nyawa melayang gara-gara penembakan massal di San Jose, California, Rabu (26/5) pagi waktu setempat. Pelaku penembakan adalah pekerja pemeliharaan di Otoritas Transportasi Valley (VTA) bernama Sam Cassidy, usia 57 tahun.

Awalnya, suasana pagi seperti biasa di lokasi itu. Para korban sedang bekerja bersama-sama. Wali Kota Sam Liccardo menuturkan pelaku mengenal para korban.

“Jelas bahwa para korban dan semua rekannya mengenal pelaku penembakan dengan baik,” kata dia.

Tiba-tiba penembakan brutal terjadi di bagian halaman rel tempat pekerja melakukan perawatan pada kendaraan LRT.

Para deputi sheriff tiba dengan cepat ke lokasi karena kantor mereka bersebelahan dengan lokasi penembakan. Polisi sempat terlibat baku tembak dengan Sam Cassidy, sebelum akhirnya si pelaku bunuh diri.

“Saya tahu pasti bahwa ketika tersangka mengetahui aparat penegak hukum ada di lokasi, dia mengakhiri hidupnya, para deputi kami ada di sana pada saat itu,” ucap Sherif Santa Clara County, Russel Davis, dilansir CNN.

Ada yang aneh. Polisi juga menerima informasi keberadaan bahan peledak di dalam gedung transit. Senyampang itu, sebuah rumah di kawasan San Jose dilaporkan kebakaran, sumber menyebut rumah itu milik pelaku penembakan, Sam Cassidy. Motif penembakan massal ini sedang diselidiki polisi.

Gara-gara peristiwa yang menewaskan delapan orang ini, layanan light rail train (LRT) dihentikan sementara. Kompleks VTA merupakan layanan transit publik yang mengoperasikan bus dan layanan kereta ringan di Santa Clara Valley dan mempekerjakan sekitar 2.000 pekerja.

Memperpanjang rentetan penembakan

Dilansir AFP, Senin (24/5), penembakan brutal menewaskan 12 orang dan melukai 49 orang di berbagai tempat di AS, yakni New Jersey, South Carolina, Georgia, Ohio, dan Minnesota. Kejadian di California memperpanjang rentetan peristiwa berdarah tersebut.

Sebanyak 2 orang tewas di New Jersey. Penembakan itu terjadi di sebuah pesta rumah di Camden pada Sabtu (22/5) malam waktu setempat. Sekitar 12 orang lainnya mengalami luka-luka.

Sementara itu, di South Carolina, seorang remaja perempuan berusia 14 tahun tewas dalam peristiwa penambakan di sebuah konser. Sebanyak 14 orang lainnya luka-luka.

Sedangkan di Atlanta, Georgia, tiga orang ditemukan tewas terkena tembakan pada Minggu (23/5) pagi waktu setempat. Tiga orang lainnya tewas dan delapan orang luka-luka dalam penembakan di luar sebuah bar di Youngstown, Ohio, pada Minggu (23/5) pagi waktu setempat.

Seorang remaja putri berusia 16 tahun tewas dalam penembakan di sebuah taman di Columbus, Ohio. Sementara itu, 7 orang lainnya luka-luka dalam penembakan ini.

Penambakan mencengkam lainnya juga terjadi di Minneapolis, Minnesota, sebelum para pendukung dan kerabat George Floyd — pria kulit hitam yang tewas di tangan polisi kulit putih — menggelar aksi pada Minggu (23/5) waktu setempat untuk memperingati setahun kematiannya. Satu orang tewas dalam peristiwa ini dan delapan orang lainnya luka-luka, dengan satu korban dalam kondisi kritis.

 

REFILE CORRECTING NAME Lucia Parris-Katz of Montgomery Blair High School joins with other students walking out of classes to demand stricter gun laws outside the U.S. Capitol in Washington, U.S.,  March 14, 2018. REUTERS/Jim BourgSiswa sekolah berdemonstrasi mendesak pengetatan aturan senjata api di AS. Demo di depan Gedung Capitol AS, 14 Maret 2018. (REUTERS/Jim Bourg Foto: Reuters)

15 April 2021 malam hari, terjadi penembakan massal di fasilitas gudang perusahaan pengiriman FedEx, Indianapolis. Delapan orang tewas. Pelakunya mantan karyawan FedEx berusia 19 tahun bernama Brandon Hole Empat korban adalah anggota komunitas Sikh Asia Selatan.

Daftar ini bisa lebih panjang bila ditarik ke waktu-waktu sebelumnya. Apakah bakal lebih panjang bila ditarik ke waktu-waktu mendatang? Semoga tidak.

Baca juga !