Tue. Dec 6th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Mau IPO, GoTo Masih Catatkan Kerugian Sebesar Rp 11,58 Triliun di 2021

1 min read

 PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memulai penawaran saham perdana ke publik. Dalam prospektus awal initial public offering (IPO), GoTo memiliki total aset Rp 158,17 triliun per akhir September 2021.

Dalam laporan keuangan per 30 September 2021, nilai rugi bersih GoTo mencapai Rp 11,58 triliun. Nilai kerugian GoTo itu naik dari periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 10,43 triliun.

Sehingga, rugi per saham GoTo mencapai Rp 197 per saham pada September 2021, dibandingkan Rp 365 per saham pada periode yang sama tahun 2020. Sepanjang tahun 2020, GoTo masih merugi Rp 14,20 triliun.

“Tapi kami tetap menjaga tingkat pertumbuhan nilai transaksi bruto (GDV) positif, yang terlihat dari adjusted EBITDA yang semakin membaik,” ujar CEO GoTo Andre Sulistyo dalam acara Due Diligence Meeting & Public Expose GoTo, di Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Sementara itu, pendapatan GoTo per September 2021 mencapai Rp 3,40 triliun, naik dari tahun 2020 sebesar Rp 2,34 triliun.

Dalam IPO ini, GoTo akan melepas sebanyak-banyaknya 52 miliar saham seri A yang seluruhnya merupakan saham baru dan dikeluarkan dari portepel. Jumlah tersebut setara 4,35 persen saham.

GoTo mematok harga saham perdana di kisaran Rp 316-Rp 346 per saham. Nilai nominal saham ini dipatok Rp 1. Dus, dari penawaran saham perdana ini GoTo berpeluang meraup dana jumbo hingga Rp 17,99 triliun.

Baca juga !