Fri. Sep 30th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Menerka Sinyal Politik di Balik Anies-Gibran Saling Puji

2 min read

Jakarta –

Beberapa kali Wali Kota Solo Gibran Rakabuming memuji kinerja Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan Corona. Gubernur DKI Anies Baswedan juga tak ragu melontarkan pujian untuk Pemkot Solo. Sinyal politik apa yang terpancar dari pujian dua kepala daerah tersebut?

Direktur lembaga survei Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, melihat pujian untuk Anies sebagai sinyal bahwa Gibran ingin ‘berdamai’ dengan pendukung Anies. Tak bisa dipungkiri bahwa Gibran bisa disebut mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sebagai Wali Kota Solo saat ini, secara tak langsung Gibran ingin tunjukkan ke publik bahwa dirinya sudah siap memimpin Jakarta. Pujiannya itu sebentuk pesan pembuka untuk ‘berdamai’ dengan pendukung Anies,” ujar , Adi Prayitno lewat pesan singkat kepada detikcom, Rabu (15/9/2021).

Adi menilai sense of politic Gibran mulai terasah. Pujian yang saling dilontarkan diyakini berdampak positif terhadap perpolitikan Tanah Air.

“Ini sangat positif bagi demokrasi kita. Dua kutub ekstrem saling lempar pujian,” ucap Adi.

Lebiih lanjut, Adi mengingatkan bahwa kesan posisi politik Anies dan Gibran berbeda tetap ada, meski dua-duanya sama-sama kepala daerah. Anies tetap bisa dilihat mewakili wajah oposisi.

“Dengan kata lain, ini baru pertama pasca Pilpres 2019 reinkarnasi cebong dan kampret saling memuji,” lanjutnya.

Anies-Jokowi Makin Mesra

Dihubungi terpisah, pakar politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, melihat Gibran dan Anies menujukan sikap dewasa dalam berpolitik. Cairnya komunikasi antara Gibran dan Anies Baswedan, imbuh Hendri, sangat memungkinkan untuk membuka serta mengubah prediksi situasi politik 2024.

“Bisa saja bermula dari Gibran, mesra kembali hubungan kedekatan komunikasi antara Anies dengan Jokowi seperti pada masa-masa perjuangan menuju kemenangan 2014,” jelas pria yang akrab disapa Hensat itu.

Hendri SatrioHendri Satrio (Foto: istimewa)

Hensat menambahkan meski Jokowi dan pendukungnya belum menentukan sikap siapa yang akan didukungnya pada 2024, namun cairnya suasana antara Gibran dan Anies tak bisa dikesampingkan adanya kemungkinan Jokowi mendukung Eks Mendikbud itu.

“Bila kembali mesra dengan Pak Jokowi, bukan tidak mungkin Jokowi akan mendukung Anies Baswedan,” tuturnya.

Saling puji

Baku puji ini diawali oleh Gibran di acara donor darah PWNU DKI pada Sabtu (11/9/2021) lalu. Dalam sambutannya, Gibran menjadikan Jakarta sebagai kota percontohan penanganan COVID.

“Ini mumpung ada Pak Wagub (DKI), saya curhat sedikit. Jadi kami di Solo, tiap kali rapat COVID, yang saya jadikan percontohan pasti Jakarta. Jakarta vaksinasinya sudah di atas 100 persen, Solo juga harus mengejar. Mohon maaf kami masih di angka 98 persen,” ucap Gibran dalam video beredar, seperti dilihat Selasa (14/9).

“Itu bukan sesuatu yang sederhana, karena kita tahu persis kerumitan melakukan proses vaksinasi. Jadi, Solo bisa mencapai 98 persen, kepemimpinan Mas Gibran itu menunjukkan ada satu ikhtiar besar,” ucap Anies di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (14/9) kemarin.

Baca juga !