Tue. Nov 29th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Menkop UKM Sebut 23 Juta Pekerjaan Diganti Teknologi Digital pada 2030

2 min read

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, setidaknya  23 juta pekerjaan akan digantikan oleh teknologi digital pada 2030 mendatang.

Meski demikian, akan ada pula 46 juta lapangan pekerjaan baru yang muncul.

“Setidaknya 23 juta pekerjaan akan digantikan oleh teknologi digital dan otomatisasi pada tahun 2030,” ujar Teten saat memberi sambutan pada Rakornas Transformasi Digital dan Pendataan UMKM di Istana Negara Senin (28/3/2022).

“Namun dalam waktu bersamaan 46 juta lapangan pekerjaan baru muncul dan 10 juta pekerjaan betul-betul jenis baru dan sektor yang paling menerima manfaat dari teknologi digital ini antara lain health care manufaktur dan ritel,” lanjutnya.

Oleh karenanya yang perlu terus dilakukan pemerintah yakni mempersiapkan skill dan pola pikir kewirausahaan generasi muda Indonesia.

Menurut Teten, dalam rakornas kali ini akan membahas komitmen daerah dan seluruh stakeholder dalam memastikan gerakan nasional perubahan menuju digitalisasi.

Di dalamnya akan didiskusikan cara mendorong pertumbuhan wirausaha baru sebagai bagian dari mempersiapkan generasi muda.

“Pemetaan potensi dan tantangan serta pengembangan program pendampingan dari setiap stakeholder dalam upaya pencepatan transformasi digital, penetapan kelompok strategis strategis untuk disasar beserta model sinergi lintas sektor yang tepat dalam upaya transformasi digital,” jelas Teten.

Dia mengungkapkan, di tengah tantangan pandemi Covid-19 transformasi digital di bidang wirausaha tumbuh pesat.

Teten mencontohkan pada 2020 lalu, jumlah UMKM digital di Indonesia hanya 8 juta.

Sementara itu, saat ini hari ini setidaknya 17,59 juta UMKM hadir dalam platform digital atau e-commerce.

“Ini 27 persen dari total populasi UMKM atau 58 persen dari target 30 juta UMKM onboarding di ekosistem digital,” ujar Teten.

“Namun demikian transformasi digital bukan semata menghadirkan dalam platform digital, transformasi digital adalah sebuah ikhtiar holistik tidak hanya dari aspek pemasaran saja melainkan juga membangun ekosistem yang meliputi proses bisnis dari hulu ke hilir,” lanjutnya.

Sehingga dengan pendekatan digital pihaknya optimistis target yang diberikan Presiden Joko Widodo di bidang transformasi wirausaha ke lingkup digital dapat tercapai.

Baca juga !